Beras Oplosan
Curhat Pemasok Beras di Depok, Imbas Isu Beras Oplosan, Omzetnya Menurun 50 Persen
Untuk menyiasati penurunan pembeli, Irawan bahkan harus menurunkan harga sehingga keuntungan yang didapatkan menipis.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Isu beras oplosan tak hanya merugikan masyarakat selaku konsumen, bahkan pemasok beras di Kota Depok, Jawa Barat juga terdampak.
Pemilik agen beras CV Astu, Irawan menjelaskan, omzet usahanya turun 50 persen usai isu beras oplosan beredar di masyarakat.
“Bukan akibat pasar murah, yang berdampak bagi masyarakat itu akibat berita beras oplosan itu,” kata Irawan saat ditemui di lokasi, Kamis (14/8/2025).
“Jadi terdampak omset pedagang-pedagang itu sangat-sangat turun,” sambungnya.
Baca juga: Breaking News: Cek Dugaan Penimbunan dan Beras Oplosan, Satgas Pangan Polres Depok Gelar Sidak Agen
Untuk menyiasati penurunan pembeli, Irawan bahkan harus menurunkan harga sehingga keuntungan yang didapatkan menipis.
“Kan biasa saya ambil untung sekarung Rp10 ribu sampai Rp15 ribu, paling ditipisin jadi Rp10 ribu-Rp5 ribu,” ungkapnya.
“Memang sangat berdampak sekali buat pedagang,” sambungnya.
Irawan mengaku, persediaan beras di gudang miliknya mencapai 350 ton dari 30 jenis beras berbeda-beda.
Stok tersebut akan habis dalam waktu sebulan untuk didistribusikan ke pasar-pasar hingga pengecer.
Harga beras premium termahal di CV Astu dibanderol Rp13 ribuan dan beras medium termurah Rp12.500.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Depok Temukan Stok Beras 350 Ton di Gudang Agen, Langsung Cek ke Pasar-pasar
Sidak Beras
Sebelumnya, Satgas Pangan Polres Metro Depok bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok menggelar inspeksi mendadak (sidak) peredaran beras, Kamis (14/8/2025).
Sidak tersebut untuk mengecek langsung dugaan penimbunan dan keberadaan beras oplosan yang beredar di masyarakat.
Pantauan di lokasi, Satgas Pangan Polres Depok mendatangi agen beras CV Astu di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok pada pukul 11.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Irawan-baju-hitam-tengah-pemilik-agen-beras-CV-Astu.jpg)