Senin, 27 April 2026

Idul Adha

10 Hari Jelang Idul Adha 2025, Penjualan Sapi Kurban di Cibinong Bogor Melonjak

Sahrul (36), penjual hewan kurban asal Bima, Nusa Tenggara Barat, mengaku penjualan sapi di lapak miliknya sudah mencapai 70 persen.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
HEWAN KURBAN - Lapak penjualan sapi di Jalan Raya Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (26/5/2025). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Sepuluh hari menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada 6 Juni 2025, penjualan hewan kurban di Kanupaten Bogor melonjak.

Sahrul (36), penjual hewan kurban asal Bima, Nusa Tenggara Barat, mengaku penjualan sapi di lapak miliknya sudah mencapai 70 persen.

"Alhamdulilah, sudah laku 70 persen dari total 260 ekor sapi," kata Sahrul di Cibinong, Senin (26/5/2025).

Sahrul membuka lapak di Jalan Raya Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, tepatnya di pertigaan Cikaret.

"Kami menjual sapi lokal ras bali dan silangan induk balik dan brahman limosin," ujarnya.

Baca juga: Suka Duka Pedagang Sapi di Jakarta Jelang Idul Adha, Harus Cari Pakan ke Luar Kota

Menurutnya, pemjualan sapi kurban tahun ini tidak beda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Saya sudah 13 tahun buka lapak di sini menjelang Idul Adha. Tingkat penjualannya sih hampir sama ya," tutur Sahrul.

Dia optimis sapi-sapi yang dibawa dari Bima ini akan terjual habis saat Idul Adha nanti.

"Harapannya sih terjual habis menjelang Idul Adha. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sapi yang kami bawa dari Bima selalu terjual habis," bebernya.

Untuk pengiriman ke konsumen, Sahrul mengungkapkan akan dilakukan mulai H-3 Idul Adha.

"Biasanya pengiriman mulai H-3 Idul Adha. Tetapi yang paling banyak permintaannya pada H-2 dan H-1 Idul Adha," ucapnya.

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban Meningkat Jelang Idul Adha 2025, Ini Harga Sapi di Bogor

Sahrul menjual sapi untuk hewan kurban xengan kisaran harga Rp 14 juta hingga Rp 35 juta.

"Harga disesuaikan dengan bobot sapi. Semakin berat maka harga semakin mahal," tambahnya.

Senada diungkapkan Ibrahim, salah satu pemilik lapak sapi di Kecamatan Bojonggede.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved