Sabtu, 6 Juni 2026

Kriminalitas Depok

Marak Kasus Premanisme Dilakukan Oknum Ormas, 8 Ormas di Depok Tandatangani MOU Jaga Kondusifitas

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan delapan Ormas tersebut melakukan diskusi untuk menyamakan persepsi mengenai premanisme. 

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Humas Polres Metro Depok
ORMAS DI DEPOK - Delapan Ormas menandatangani MOU untuk menjaga Kamtibmas di Mapolres Metro Depok, Selasa (20/6/2025). (Humas Polres Metro Depok) 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Organisasi masyarakat (Ormas) di Kota Depok, Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman atau MOU menjaga situasi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas).

Penandatanganan MOU tersebut dilakukan oleh Ormas Pemuda Pancasila (PP), Forkabi, FBR, BPPKB, Grib Jaya, FPMM, M1R dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Mapolres Metro Depok, Selasa (20/5/2025).

Selain itu, kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iman Widhiarto dan Wali Kota Depok Supian Suri.

“Hari ini kamu mengundang ormas yang ada di Kota Depok dan didampingi bapak Wali Kota dan bapak Dandim, kita meminta komitmen teman-teman dari Ormas untuk yang pertama menjaga kondusivitas,” kata Kapolres, Selasa (20/5/2025).

Baca juga: Pedagang di GDC Depok Ngaku Dipalak Oknum Ormas Rp300 Ribu Per Bulan untuk Uang Keamanan

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan delapan Ormas tersebut melakukan diskusi untuk menyamakan persepsi mengenai premanisme. 

Mereka sepakat dan berkomitmen bahwa premanisme adalah orang-orang yang melanggar aturan.

“Nah ini komitmen mereka untuk senantiasa taat pada semua aturan. Artinya dari aturan perundang-undangan maupun perda-perda yang ada,” ungkapnya.

“Harapan kita dengan komitmen mereka ini juga bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah untuk ramah investasi. Jadi artinya dari investor investor tidak ada keresahan, terutama terkait dengan ormas,” sambungnya.

Kata Waras, nantinya akan dilakukan pembinaan terhadap anggota ormas tersebut. 

Termasuk memberikan pengarahan untuk taat pada aturan, hukum dan norma-norma yang ada di masyarakat.

“Ya artinya memberikan pemahaman pada mereka tentang tata aturan yang ada, ini yang boleh, oh ini tidak boleh sebatas itu. Sehingga mereka juga memahami, oh mana yang melanggar aturan, mana yang tidak,” ungkapnya.

Baca juga: Terjunkan 50 Personel Tim Gabungan, Markas Ormas di GDC Cilodong Depok Dibongkar

Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri berharap, pertemuan tersebut dapat memberikan pemahaman yang sama mengenai premanisme. 

“Sehingga kita juga memberikan pemahaman ke teman-teman ormas, termasuk aksi-aksi jangan sampai merasa bahwa ini bukan premanisme, padahal itu menjadi bagian dari premanisme,” kata Supian. 

Supian menilai, pemahaman yang sama tentang premanisme penting agar kedepannya tidak terjadi kesalahpahaman lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved