Kriminalitas
Terbongkar! Dalang Perampokan Berpistol di Minimarket Tanah Abang Ternyata Karyawannya Sendiri
Asisten Kepala Minimarket, Abdul Yusup Apriyana (24) ternyata menjadi otak perampokan itu dan berpura-pura menjadi korban kejahatan.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM.COM, JAKARTA - Viral video menayangkan kasus perampokan yang terjadi di sebuah minimarket, Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (15/5/2025) lalu.
Kasus perampokan itu terekam kamera pengawas atau CCTV minimarket, dan viral di akun media sosial Instagram.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, rupanya kasus perampokan itu fiktif.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi mengatakan, rekayasa perampokan itu terbongkar saat polisi melakukan pemeriksaan kepada para karyawawan minimarket dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Asisten Kepala Minimarket, Abdul Yusup Apriyana (24) ternyata menjadi otak perampokan itu dan berpura-pura menjadi korban kejahatan yang dia rencanakan.
Baca juga: Patroli Siber Polri di Bekasi Deteksi Geng Remaja Akan Tawuran, Saat Ditangkap Ada yang Bawa Pistol
Abdul tidak sendirian, tapi dibantu oleh rekannya bernama Tazul Arifin (25) dan Danar Fauzan Supandi (25).
Mereka bertiga kompak bikin skenario perampokan dengan pelaku membawa sebuah pistol.
Supaya skenario ini meyakinkan di kamera pengawas atau CCTV, salah satu pelaku berpura-pura menendang, memukul dan menodongkan pistol ke salah satu pelaku lainnya.
Berdasarkan penyelidikan, Abdul lebih dulu masuk ke dalam toko untuk menggasak uang dari brankas sebesar Rp 20 juta.
Duit itu diberikan Abdul kepada Danar pada pukul 01.00, yang kemudian digunakan untuk top up saldo ke beberapa akun dompet digital.
Baca juga: Kronologi Mobil Jip Terobos Jalur CFD di Jalan Margonda Depok hingga Nyaris Diamuk Massa
Beberapa jam kemudian, Danar kembali masuk ke toko dan naik ke lantai dua tempat brankas berada.
Danar berpura-pura memukul dan menodong Abdul dengan pistol mainan untuk memperkuas kesan bahwa perampokan benar-benar terjadi.
Danar lalu menggasak uang Rp 49,8 juta dan satu unit ponsel iPhone 11 milik Abdul.
Sementara itu Tazul Arifin berperan mengalihkan perhatian kasir dengan berpura-pura belanja.
"Jadi perampokan ini sudah direncanakan dan dilakukan secara bersama-sama. Karyawan tersebut seolah-olah menjadi korban, padahal justru menjadi otak pelaku," tegas Ade.
Baca juga: Pelaku Hipnotis Kerjai Karyawan Minimarket di Cilincing, Bawa Kabur Sepeda Honda Vario
| Patroli Siber Polri di Bekasi Deteksi Geng Remaja Akan Tawuran, Saat Ditangkap Ada yang Bawa Pistol |
|
|---|
| Kronologi Mobil Jip Terobos Jalur CFD di Jalan Margonda Depok hingga Nyaris Diamuk Massa |
|
|---|
| Gasak Rp 11,7 Juta, Eksekutor Perampokan dan Pembunuhan Lansia di Bekasi Dapat Bagian Rp 4,5 Juta |
|
|---|
| Kota Wisata Cibubur Rawan Kejahatan, Setelah Aksi Perampokan, Kini Mobil Artis Yuki Kato Dibobol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Polisi-membongkar-rekayasa-perampokan-yang-dilakukan-oleh-karyawan.jpg)