Selasa, 21 April 2026

Berita Viral

Viral Debt Collector Banting Karyawan Pabrik Baja Ringan di Daan Mogot, Pelaku Kini Diburu Polisi

Dalam rekaman CCTV yang viral, pelaku berjumlah 4 orang dan sempat menggoyang-goyangkan pagar pabarik tersebut. 

Penulis: Miftahul Munir | Editor: murtopo
istimewa
PREMANISME - Ilustrasi premanisme. Satreskrim menindaklanjuti kasus kekerasan yang diduga dilakukan oleh debt collector yang aniaya salah satu pegawai di perusahaan baja ringan Daan Mogot, Jakbar, Senin (12/5/2025) malam. Pelaku masih diburu aparat kepolisian karena melarikan diri usai viral. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CENGKARENG - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung menindaklanjuti kasus premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector di di Jalan Daan Mogot KM 11, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasus tersebut menimpa seorang karyawan di salah satu pabrik baja ringan di Jalan Daan Mogot KM 11, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat mendapat kekerasan fisik, Senin (12/5/2025) sore.

Mendapat laporan adanya aksi pemanisne polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Senin, (12/5/2025) malam.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra menerangkan, pihaknya merespon cepat aksi premanisme yang terjadi di wilayah hukumnya dengan mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga: Debt Collector Rampas Sepeda Motor Siswi di Cileungsi Bogor, Polisi Langsung Gelar Operasi Pekat

persitiwa premanisme tersebut viral di mendia sosial, dalam rekaman CCTV yang viral, pelaku berjumlah 4 orang dan sempat menggoyang-goyangkan pagar pabarik tersebut. 

Setelah berhasil masuk, para pelaku mencari nama yang tertera dalam surat perintah penagihan hutang.

Bahkan mereka marah-marah dan berupaya untuk masuk ke dalam kantor perusahaan tersebut.

Para karyawan berusaha untuk menghalangi para debt collector untuk masuk ke dalam ruangan kantor.

Akibatnya, salah satu karyawan berinisial C mendapatkan kekerasan fisik yakni dibanting oleh pelaku.

Baca juga: Rampas Motor dari Siswi di Cileungsi Bogor, 9 Orang Debt Collector Ditangkap Polisi

Pelaku berusaha masuk dan ingin menemui salah satu karyawan yang diduga menunggak utang dan ternyata tidak bekerja di lokasi tersebut.

Mendapat laporan dari korban, Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Senin, (12/5/2025) malam.

"Hari ini kami lakukan olah TKP dan saksi untuk mendapatkan petunjuk demi menangkap pelaku yang meresahkan masyarakat," tegasnya, Senin.

Dimitri belum bisa menjelaskan secara detail terkait dengan aksi premanisme debt collector tersebut karena masih dilakukan penyelidikan oleh anggotanya.

Baca juga: Viral Anggota TNI Usir Debt Collector yang Resahkan Warga di Beji Depok, Ini Penjelasan Dandim

Mantan Kanit Reskrik Polsek Kembangan itu menambahkan, korban yang mendapat aksi kekerasan fisik hanya satu orang.

"Para pelaku melarikan diri usai melakukan kekerasan fisik dan sekarang masih dalam pengejaran kami," tandasnya. (m26)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved