Berita UI

Berikan Kuliah Umum di UI, Duta Besar Inggris Berharap Mahasiswa Universitas Indonesia Jadi Presiden

Berikan Kuliah Umum di UI, Duta Besar Inggris Berharap Mahasiswa Universitas Indonesia Jadi Presiden

Editor: dodi hasanuddin
Foto Arsip Humas dan KIP UI
KULIAH UMUM - Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, H.E. Dominic Jermey, memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Indonesia. Dominic berharap mahasiswa UI jadi pemimpin dan penerus tongkat estafet pembangunan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI -  Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, H.E. Dominic Jermey, memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) terkait kebijakan dan peluang luar negeri Inggris dalam konteks hubungan internasional kontemporer. 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Kampus UI Depok pada Rabu (24/4/2025), 

Kuliah umum tersebut membahas dinamika kebijakan luar negeri Inggris di tengah perubahan global yang semakin kompleks, termasuk di Indonesia.

Baca juga: Berbicara di Tingkat Dunia, 4 Program Doktor Ilmu Sains UI Jalani Visitasi Akredetasi Internasional

Dominic Jermey menjelaskan, kebijakan luar negeri Inggris meliputi pertumbuhan ekonomi, keamanan, hubungan bilateral, imigrasi, pembangunan berkelanjutan, kemitraan strategis, serta iklim dan lingkungan hidup.

Ia menekankan permasalahan krusial yang dihadapi seluruh negara di dunia, yaitu perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Menurutnya, permasalahan perubahan iklim dan lingkungan hidup yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Di antaranya kebakaran di Los Angeles dan banjir di Indonesia.

Hal itu harus disikapi lebih serius karena bumi yang ditinggali akan diwariskan ke generasi penerus.

Baca juga: Jadwal Pendaftaran Jalur Prestasi dan SIMAK KKI Universitas Indonesia UI, Mulai 5 Mei 2025

Ia berharap generasi muda bisa lebih peduli dan mengawal permasalahan tersebut sesuai dengan porsinya.

Selain itu, di tengah perubahan geopolitik yang cepat, tantangan yang dihadapi tatanan global menjadi makin kompleks.

Mulai dari persaingan teknologi, keamanan siber, dinamika hubungan ekonomi global, hingga inisiatif diplomatik untuk menangani perubahan iklim.

Masalah-masalah tersebut tidak hanya penting bagi Inggris Raya, tetapi juga bagi Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia.

Baca juga: Mahasiswa dan Peneliti UI Terlibat dalam Program Transmigrasi Patriot Kementerian Transmigrasi

Oleh karena itu, Dominic berharap Indonesia dan Inggris dapat mempererat kerja sama, terutama di bidang geopolitik yang penuh tantangan.

“Saat ini, Indonesia dan Inggris telah melakukan kerja sama di bidang pertahanan, peralatan pertahanan, dan investasi untuk menciptakan perdamaian dunia. Hubungan keduanya terus menguat hingga. Indonesia memiliki kebijakan luar negeri ‘Bebas dan Aktif’, dan Inggris sangat menghormati hal tersebut,” ujarnya.

Jadi Presiden

Ke depannya, ia berharap mahasiswa UI dapat menjadi pemimpin dan penerus tongkat estafet pembangunan Indonesia.

Untuk itu, ia menyambut baik para mahasiswa yang memiliki niat melanjutkan studi ke Inggris, karena ini penting untuk mendukung pertukaran ilmu pengetahuan antar negara.

Baca juga: Klinik Ortodonti RSKGM FKG UI Berikan Kepuasan, Prof Krisnawati: Perempuan Pentingkan Penampilan

Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto mengatakan, sebagai aktor global yang penting, Inggris memainkan peran strategis dalam membentuk kebijakan internasional terkait diplomasi, keamanan, perdagangan, dan multilateralisme.

Oleh sebab itu, sebagai institusi akademik, UI khususnya FISIP berkomitmen mendorong dialog intelektual yang memperkaya pemahaman dan memperkuat kerja sama akademik dan diplomasi publik.

“Diskusi seperti ini berfungsi untuk memperluas perspektif dan memperdalam pengetahuan mahasiswa mengenai strategi kebijakan luar negeri dalam lanskap global yang makin saling berhubungan,” ujar Prof. Aji.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved