Wisata Bogor
Pengunjung Taman Wisata Alam Gunung Pancar Digetok, Tarif Masuk Diminta Rp 15.000 Per Orang
Pengunjung Taman Wisata Alam Gunung Pancar Digetok, Tarif Masuk Diminta Rp 15.000 Per Orang
Penulis: Hironimus Rama | Editor: dodi hasanuddin
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SENTUL - Pengunjung Taman Wisata Alam Gunung Pancar kaget dengan tiket masuk yang diminta petugas di gerbang masuk.
Saat itu petugas meminta harga tiket Rp 15.000 per orang ditambah tarif mobil Rp 10.000.
Jadi total harga tiket yang dibayarkan adalah Rp 15.000 x 5 orang sama dengan Rp 75.000. Ditambah Rp 10.000 jadi total uang yang dibayarkan Rp 85.000.
Baca juga: Wisata Alam Kabupaten Bogor, Melepas Penat di Air Terjun Curug Ciherang, Ada Spot Foto Instagramable
Padahal tarif resmi sesuai informasi dari web Gunungpancar.com tarif tiket masuk Rp 5.000 per orang di hari kerja. Sedangkan hari libur Rp 7.500.
"Pas mau masuk ditanya sama petugas tiket. Mau kemana saya bilang mau ke pemandian air panas. Petugas bilang harga tiketnya per orang Rp 15.000," ujar Miftah warga Bogor, Kamis (1/5/2025).
Setelah masuk ternyata lokasi wisata sedang dilakukan penertiban. Kemudian di pasang garis polisi. Di papan pengumuman tertulis sedang dilakukan penertiban untuk menghindari pungutan liar atau pungli.
Saat sampai di pintu masuk Pemandian Air Panas Gunung Pancar petugas menyebutkan tarif tiket per orang Rp 30.000.
Baca juga: Lokasi Wisata Alam Curug Leuwi Hejo Bogor Jadi Tujuan Wisata Warga Saat Libur Lebaran
Jadi total tiket yang dibayarkan adalah Rp 30.000 di kali 5 orang sama dengan Rp 150.000.
"Katanya ini harga tiket masuk pemandian air panas. Kalau yang umum bisa langsung ke mandi air panas. Ada juga yang tidak umum. Untuk kolam renang air panas satu orang Rp 20.000 per orang. Untuk kolam khusus Rp 100.000 per satu jam setengah. Kolamnya kotor gak terawat," ujar Miftah.
Menurut Miftah, harga tiket tak sebanding dengan fasilitas yang diberikan. Hal ini membuat ia dan keluarganya berpikir ulang untuk kembali ke Wisata Alam Gunung Pancar.
Jaga Iklim yang Sehat
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, meminta berpesan seluruh pihak menjaga iklim wisata yang sehat di Kabupaten Bogor.
Hal itu diungkapkan Jaro Ade saat menghadiri musyawarah terkait pengelolaan kawasan wisata Gunung Bunder dan Gunung Sari di Kantor Kecamatan Pamijahan, pada Rabu (30/4/2025).
“Wisata harus berdampak positif untuk perekonomian masyarakat. Karena itu, mari kita jaga situasi kondusif agar wisatawan nyaman berwisata,” kata Jaro Ade.
Baca juga: Tawarkan Keasrian dan Keindahan Alam, Lembah Cisadane Jadi Referensi Wisata Alam Akhir Pekan
Terkait dengan polemik gerbang tiket masuk kawasan wisata yang viral beberapa waktu lalu, Jaro Ade menegaskan bahwa hal itu merupakan kewenangan pengelola Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
| Liburan Seru Cuma Rp 30 Ribu di Rivera Bogor, Ada Taman Burung Gratis dan Promo KTP Bogor |
|
|---|
| Libur Panjang Akhir Pekan, The Jungle Bogor Tebar Promo Beli 3 Gratis 1 hingga Wahana Sinema |
|
|---|
| The Jungle Bogor Tawarkan Promo KTP Selama April 2026, Intip Serunya Nonton Sinema Kisah Para Nabi |
|
|---|
| Tembus 15,7 Juta Turis! Kabupaten Bogor Sah Jadi Raja Wisata Jawa Barat |
|
|---|
| Tiga Rekomendasi Wisata Hits di Bogor untuk Libur Lebaran 2026: Dari Petualangan Mars hingga Cinema |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Jaro-Ade-Hadiri-Pertemuan-Pelaku-Wisata.jpg)