Minggu, 7 Juni 2026

Kriminalitas Depok

Bukan Warga Sekitar, Kompolnas Ungkap Dugaan Massa Pelaku Pembakaran Mobil Polisi di Depok

Melihat fakta lapangan tersebut, Anam menilai, massa yang melakukan penyerangan merupakan kelompok yang sangat dekat dengan TS.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
PEMBAKARAN MOBIL POLISI - TKP pembakaran mobil polisi di Kampung Baru, Jalan Dahlan Raya, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pengecekan TKP penyerangan dan pembakaran mobil polisi di Kampung Baru, Jalan Dahlan Raya, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Minggu (20/4/2025) sore.

Dari hasil peninjauan lokasi, Komisioner Kompolnas, Choirul Anam menilai, sekelompok massa yang melakukan penyerangan terhadap polisi pada Jumat (18/4/2025) lalu bukan berasal dari warga sekitar.

Anam melihat, jarak antara lokasi penangkapan TS dan portal TKP penyerangan dan pembakaran mobil polisi cukup jauh.

“Yang saya bayangin, kami bayangin, awalnya jaraknya pendek, situasinya mengkonsolidasi banyak orang, ternyata gak, rumahnya ternyata jauh sekali,” kata Anam.

Baca juga: Kompolnas Ultimatum Para Pelaku Penyerangan dan Pembakaran Mobil Polisi di Depok Agar Kooperatif

“Artinya memang apakah yang melakukan perlawanan terhadap upaya hukum itu adalah masyarakat sekitar sepertinya kok enggak ya,” sambungnya.

Melihat fakta lapangan tersebut, Anam menilai, massa yang melakukan penyerangan merupakan kelompok yang sangat dekat dengan TS.

“Nah ketika ada perlawanan terhadap penegakan hukum, kalau bahasa kerennya itu obstruction of justice, ya kemungkinan besar memang dilakukan oleh komunitas yang sangat dekat dengan TS tersebut,” ujarnya.

2 Peristiwa Berbeda 

Selain itu, Anam menemukan dua peristiwa usai mengecek dan memeriksa lokasi kejadian.

“Jadi ada dua peristiwa, peristiwa yang ada di portal sama peristiwa yang ada di sini (TKP penangkapan TS),” kata Anam di lokasi.

Untuk peristiwa pertama di lokasi penangkapan TS, Anam melihat adanya perlawanan terhadap penegak hukum, dalam hal ini aparat kepolisian.

Perlawanan terhadap penegak hukum atau obstruction of justice, dimungkinkan besar dilakukan oleh kelompok yang sangat dekat dengan TS.

“Itu memang ada upaya untuk mengkonsolidasi warga walaupun tidak maksimal, nah ini sebelum ada pembakaran ya,” ujarnya.

“Saya kira memang warga sini juga tahu mana yang petugas kepolisian, mana yang tindakan di luar kepolisian, kalau lihat sampai TS dibawa ke Depok,” sambungnya.

Baca juga: Cek Lokasi Pembakaran Mobil Polisi di Cimanggis Depok, Kompolnas Temukan Dua Peristiwa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved