Jumat, 17 April 2026

Perbankan

Perang Dagang Amerika Bikin Rupiah Makin Anjlok Terhadap Dollar, Rabu Siang Ini Tercatat Rp 16.970

Perang Dagang Amerika Bikin Rupiah Makin Anjlok Terhadap Dollar, Rabu Siang Ini Tercatat Rp 16.970. Para buruh jadi khawatir adanya PHK.

Editor: dodi hasanuddin
TribunewsDepok.com
RUPIAH MELEMAH - Perang dagang Amerika membukat nilai tukar rupiah terhadap dollar pada Rabu (9/4/2025) pukul 11.24 WIB makin merosot. Tercatat Rp 16.964. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Perang dagang Amerika Serikat membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika makin melemah.

Dilansir dari wise.com, nilai tukar rupiah terhadap dollar pada Rabu (9/4/2025) pukul 11.24 WIB makin merosot.

Tercatat 1 dollar Amerika setera dengan Rp 16.970. Pada pukul 09.06 nilai kurs mata uang Indonesia pada level Rp 16.938.

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Sekda Jabar dan Inspektorat Audit Keuangan SMAN 6 Depok

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra menyatakan bahwa perang dagang yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan menerapkan tarif impor yang besar ke berbagai negara masih menjadi sentimen negatif terhadap pergerakan kurs. 

"Rupiah dibuka melemah hari ini, masih terpapar oleh isu perang tarif yang memanas karena China melakukan pembalasan dan tarif terhadap barang impor China malah dinaikkan (oleh AS)," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (9/4/2025).

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures menyatakan bahwa kondisi global memang masih memanas seiring dengan AS dan China saling membalas pengenaan tarif impor. 

Baca juga: Kinerja Keuangan Moncer, BSI Cetak Pertumbuhan Laba 20,28 Persen

Donald Trump bahkan memutuskan pengenaan tarif impor sebesar 104 persen terhadap barang-barang China.

kekhawatiran pasar masih tinggi terhadap isu perang dagang ini, sehingga rupiah diperkirakan akan tetap bergerak di level Rp 16.900-an per dollar AS pada hari ini.

Menurut Ariston, rupiah masih belum bergerak ke level Rp 17.000-an pada perdagangan hari ini.

"Kekhawatiran pasar masih cukup tinggi terhadap isu perang tarif ini sehingga respon pasar juga masih negatif," kata dia.

Lukman Leong Analis Doo Financial Futures menjelaska, pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen tensi perang dagang yang meningkat antara AS dan China.

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan level tertingginya masih di kisaran Rp 16.900-an per dollar AS.

Sementara para buruh berharap perang dagang yang dilancarkan Amerika tak membuat di Indonesia terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Sampai saat ini belum ada informasi akan adanya PHK. Tapi saya dan teman-teman tetap khawatir bila sampai terjadi resesi ekonomi global akan berdampak PHK besat-besaran," ujar Gita karyawan swasta di Jakarta kepada TribunnewsDepok.com, Rabu (9/4/2025).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved