Kamis, 11 Juni 2026

Kabupaten Bogor

Jembatan Bailey Terpasang, Akses Megamendung-Cisarua Pulih Pasca Putus Diterjang Banjir Bandang

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan perbaikan jembatan tersebut dilakukan dalam waktu kurang dari dua minggu.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
JEMBATAN BAILEY - Jembatan bailey yang sempat putus akibat banjir bandang di Desa Kopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 2 Maret 2025 lalu rampung diperbaiki. Jembatan tersebut diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto (baju batik) pada Jumat (21/3/2025). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MEGAMENDUNG - Setelah putus diterjang banjir bandang pada Minggu (2/3/2025) malam, jembatan perintis atau jembatan rawayan yang menghubungkan Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua di Kabupaten Bogor akhirnya selesai diperbaiki.

Jembatan bailey (sementara) tersebut diresmikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Jumat (21/3/2025)

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan perbaikan jembatan tersebut dilakukan dalam waktu kurang dari dua minggu.

"Pemerintah daerah Kabupaten Bogor bersama TNI dan pihak swasta, terutama Eiger, telah bekerja keras untuk membangun jembatan ini tanpa menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah," kata Rudy di Cisarua, Jumat (21/3/2025). 

Baca juga: Pasutri di Sukajaya Jadi Korban Banjir Bandang, Jaro Ade Sampaikan Duka Mendalam

JEMBATAN BAILEY - Jembatan bailey yang sempat putus akibat banjir bandang di Desa Kopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 2 Maret 2025 lalu rampung diperbaiki. Jembatan tersebut diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto (baju batik) pada Jumat (21/3/2025).
JEMBATAN BAILEY - Jembatan bailey yang sempat putus akibat banjir bandang di Desa Kopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 2 Maret 2025 lalu rampung diperbaiki. Jembatan tersebut diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto (baju batik) pada Jumat (21/3/2025). (Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama)

Dia menjelaskan dukungan dari Eiger sangat berarti dalam menyelesaikan pembangunan jembatan ini. 

“Jembatan ini dapat digunakan sementara sambil kita menunggu pembangunan jembatan permanen," ujarnya.

Meskipun jembatan ini bersifat sementara, lanjut Rudy, jembatan ini akan memudahkan akses bagi masyarakat di sekitar Desa Kopo yang selama ini terdampak karena putusnya akses pendidikan dan ekonomi. 

"Kami menargetkan jembatan permanen selesai di tahun 2025 atau maksimal pada 2026. Namun yang terpenting, sebelum Idul Fitri tahun ini, masyarakat sudah dapat menikmati akses yang terhubung,” ungkap Rudy Susmanto.

Rudy berharap selesainya pembangunan jembatan rawayan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Semoga jembatan ini dapat mempermudah akses pendidikan, ekonomi, dan mobilitas sosial di wilayah tersebut," bebernya.

JEMBATAN BAILEY - Jembatan bailey yang sempat putus akibat banjir bandang di Desa Kopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 2 Maret 2025 lalu rampung diperbaiki. Jembatan tersebut diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Jumat (21/3/2025).
JEMBATAN BAILEY - Jembatan bailey yang sempat putus akibat banjir bandang di Desa Kopo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 2 Maret 2025 lalu rampung diperbaiki. Jembatan tersebut diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto pada Jumat (21/3/2025). (Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama)

Dirut Eiger Adventure Land, Imanuel Wirajaya, mengaku pihaknya merasa tergerak untuk turut serta dalam pembangunan jembatan tersebut. 

"Kami merasa bertanggung jawab untuk membantu masyarakat sekitar Megamendung, yang kami anggap sebagai bagian dari komunitas yang lebih luas," ucapnya. 

Saat terjadi bencana alam yang menyebabkan jembatan runtuh, Imanuel langsung menghubungi Camat Megamendung

"Kami membangun jembatan ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” papar Imanuel.

Baca juga: Korban Hanyut Banjir Bandang di Puncak Bogor Ditemukan Tewas, Begini Kondisinya

Imanuel menambahkan, bahwa jembatan ini lebih dari sekadar infrastruktur fisik.

“Jembatan ini menyambungkan lebih dari sekadar dua tempat, tetapi juga menyambungkan hati masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang besar, terutama bagi akses pendidikan dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Sementara Camat Megamendung, Ridwan, turut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan jembatan ini. 

“Setelah bencana banjir bandang pada 2 dan 3 Maret, kami mulai bekerja sama dengan Eiger dan TNI, serta Polri untuk membangun jembatan ini. Dalam waktu delapan hari, jembatan ini selesai dibangun dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Banjir Bandang di Kawasan Puncak Bogor, Jembatan Putus hingga Satu Orang Warga Hilang Terbawa Arus

Ridwan juga mengapresiasi langkah cepat dari semua pihak yang terlibat, termasuk Eiger Adventure Land yang memberikan bantuan luar biasa. 

“Kami berharap, dengan dibukanya jembatan ini, masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lancar, terutama menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Apresiasi disampaikan salah satu warga korban banjir bandang, Atikah.

Dia mengaku berterimakasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran atas terbangunnya jembatan rawayan ini.

"Jembatan sudah jadi sekarang, sangat bermanfaat buat warga menyebrang. Kebanyakan warga kan mencari rezeki 
nya lewat sini. Kalau gak ada jembatan, kami harus nyebrang kali," imbuhnya. 

Atikah mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang udah membantu terwujudnya jembatan ini.

"Mudah-mudahan kedepannya jembatan permanen buat masuk kendaraan mobil roda empat bisa segera terbangun," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved