Kamis, 16 April 2026

Banjir Bandang

Korban Hanyut Banjir Bandang di Puncak Bogor Ditemukan Tewas, Begini Kondisinya

Dia menjelaskan jasad Asep Mulyana ditemukan oleh tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, Tagana, Kepolisian dan TNI.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
istimewa
EVAKUASI KORBAN HANYUT - Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban hanyut dalam bencana banjir bandang di Kampung Pasanggrahan, RT 03 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/3/2025). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CISARUA - Korban hanyut dalam bencana banjir bandang di Kampung Pasanggrahan, RT 03 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan tewas pada Senin (3/3/2025).

Pria bernama Asep Mulyana (59) ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Bendungan Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor pada pukul 10.00 WIB.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nur Jatmiko, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tengkurap dan terjepit bebatuan.

“Jasad Asep Mulyana ditemukan dengan kondisi luka memar," kata Aris kepada wartawan di Cisarua, Senin (3/3/2025).

Baca juga: Banjir di Wilayah Pejaten Timur Pasar Minggu Capai 4 Meter, Ada Rumah yang Terendam Hingga Atapnya

Dia menjelaskan jasad Asep Mulyana ditemukan oleh tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas, Tagana, Kepolisian dan TNI.

"Saat ditemukan, korban mengenakan baju abu-abu lengan coklat dan celana jeans pendek," tutur Aris.

Sebagai informasi, Asep hanyut saat menyelamatkan istrinya Yuyun dari terjangan banjir bandang pada Minggu (2/3/2025) malam. 

Berdasarkan informasi dari saksi mata, Cepi (36), air Kali Cisarua meluap setinggi semata kaki saat hujan turun pada Minggu (2/3/2025). 

Baca juga: BPBD Kota Bogor Catat Ada 6 Wilayah Alami Bencana Akibat Hujan Deras pada Minggu Malam

Tidak lama kemudian, air meluap setinggi hingga lutut dengan arus yang deras.

"Saat itu warga yang berada di lokasi tersebut panik dan menyelamatkan diri masing masing," kata Cepi di Cisarua, Senin (3/3/2025).

Cepi mengungkapkan Yuyun (istri Asep) sempat melakukan penyebrangan menggunakan seprei untuk menyelamatkan diri. Namun kain sprei tersebut terlepas dan terbawa arus. 

"Lalu suaminya Asep Mulyana melompat untuk menolong istrinya. Saat Yuyun bisa tertolong dan dapat menepi ke pinggir, Asep malah terbawa arus," ujar Cepi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved