Senin, 8 Juni 2026

Banjir Bogor

Cuaca Ekstrim Masih Terjadi Hingga 11 Maret, Pemkab Bogor Gandeng BNPB Modifikasi Cuaca Atasi Banjir

Politisi Partai Gerindra ini memastikan Pemkab Bogor bersama TNI, Polri, Tagana, dan relawan lainnya terus bekerja sama dalam penanganan bencana ini.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
MODIFIKASI CUACA - Bupati Bogor Rudy Susmanto (kanan) saat ditemui usai rapat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Cibinong pada Senin (3/3/2025). Rudy meminta BNPB melakukan modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di wilayah terdampak banjir. (TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama) 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga 11 Maret 2025 di sejumlah wilayah Indonesia.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor  mengajukan permohonan modifikasi cuaca kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan modifikasi cuaca penting dilakukan guna mengurangi curah hujan di wilayah terdampak banjir.

"Permohonan modifikasi cuaca telah ditindaklanjuti. Sejak siang hari kemarin, pesawat BNPB mulai melakukan penyemaian awan," kata Rudy di Cibinong, Rabu (5/3/2025).

Baca juga: BMKG Prediksi Curah Hujan Relatif Tinggi Sampai 11 Maret, Pemerintah Prioritaskan Modifikasi Cuaca

Berkat upaya modifikasi cuaca, lanjut Rudy, cuaca lebih cerah, dan beberapa wilayah yang sebelumnya tergenang air sudah mulai surut.

Selain itu, untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan maksimal, Pemkab Bogor mengerahkan tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas ke wilayah yang terdampak banjir dan longsor.

"Mereka memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan," papar Rudy.

Pemulihan infrastruktur yabg rusak karena banjir babdang di Puncak juga dipercepat.

"TNI telah mulai memasang jembatan darurat di beberapa titik. Sementara pemasangan jembatan bailey dijadwalkan berlangsung hari ini," papar Rudy.

Baca juga: Jakarta Kebanjiran, Pramono Anung Perintahkan Aktifkan Semua Pompa Air dan Operasi Modifikasi Cuaca

Politisi Partai Gerindra ini memastikan Pemkab Bogor bersama TNI, Polri, Tagana, dan relawan lainnya terus bekerja sama dalam penanganan bencana ini.

"Kami juga memastikan anggaran yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat,” tutur Rudy.

Bupati Bogor juga menyampaikan bahwa data mengenai jumlah korban terdampak, infrastruktur yang rusak, serta jembatan yang putus telah dihimpun oleh BPBD Kabupaten Bogor.

“Rekan-rekan media bisa langsung datang ke Posko Utama BPBD untuk melihat data terbaru. Kami ingin memastikan informasi yang disampaikan ke publik akurat dan valid,” tegasnya.

Rudy mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama menghadapi bencana ini.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penanganan bencana. Namun, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kabupaten Bogor bisa maju jika kita semua saling mendukung dan bergotong royong dalam membangun daerah yang lebih baik,” tandasnya. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved