Depok Hari Ini
Lewat Program Srikandi Pejuang Ekonomi, Baznas Depok Berdayakan Ribuan Mustahik Jadi Pengusaha UMKM
Kepala Baznas Kota Depok, Endang Ahmad Yani menjelaskan, setidaknya ada 2 ribu perempuan mustahik yang diberdayakan melalui program ini.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Roda nasib memang nyata, itulah yang dialami ribuan penerima zakat, infak, dan sedekah (Ziswaf) atau mustahik di Kota Depok, Jawa Barat.
Berkat program Srikandi Pejuang Ekonomi, ribuan mustahik itu kini telah berubah nasibnya menjadi pengusaha UMKM sukses.
Program Srikandi Pejuang Ekonomi itu sendiri merupakan program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok.
Kepala Baznas Kota Depok, Endang Ahmad Yani menjelaskan, setidaknya ada 2 ribu perempuan mustahik yang diberdayakan melalui program Srikandi Pejuang Ekonomi.
Baca juga: Layani Masyarakat Kurang Mampu, Pemkab Bogor dan Baznas Siapkan Rumah Singgah di Cibinong
Para perempuan tersebut masuk dalam kategori fakir, miskin, dan para janda yang menjadi tulang punggung keluarga.
“Untuk Depok Sejahtera ini, kami memiliki program yang sangat menarik, nama programnya adalah Srikandi Pejuang Ekonomi dan Alhamdulillah, itu menjadi program pemberdayaan ekonomi terbaik di Jawa Barat,” kata Endang, Jumat (28/2/2025).
Permodalan
Dalam aksinya, Baznas Kota Depok memberdayakan 2 ribu mustahik tersebut untuk mendirikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Baznas Kota Depok telah menyalurkan sekitar Rp 5 miliar untuk program Srikandi Pejuang Ekonomi.
“Nah, tiga tahun ini kami sudah menyalurkan sampai dengan Rp 5 miliar kepada mungkin sekitar 2 ribuan lah, 2 ribu UMKM,” ungkapnya.
Baca juga: Baznas Luncur Program Bedah Musala, Iwan Setiawan Berharap Bisa Wujudkan Bogor Berkeadaban
Kata Endang, bentuk permodalan yang diberikan Baznas Kota Depok untuk peserta Srikandi Pejuang Ekonomi bersifat hibah.
Jadi, penerima program tersebut tidak dibebani untuk mengembalikan modal jika usahanya sudah berjalan.
“Nah, tapi hibah kita bekerja sama dengan mitra strategis, contohnya misalkan dengan Ormas terbesar NU dan Muhammadiyah,” ujarnya.
Pelatihan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Penerima-manfaat-program-Srikandi-Pejuang-Ekonomi.jpg)