Rabu, 22 April 2026

Berita Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Akan Bentengi Persuahaan di Jabar dari Gangguan Oknum Ormas

Dedi mengatakan bahw Pemprov Jabar akan mendorong perusahaan untuk didampingi agar tidak terganggu oknum ormas.

Editor: murtopo
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
BENTENGI PERUSAHAAN DARI ORMAS - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai dilantik di Istana, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Dedi Mulyadi berjanji bakal menyiapkan biaya keamanan untuk melindungi perusahaan yang ada di Jawa Barat dari gangguan oknum organisasi masyarakat (ormas).(KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji bakal menyiapkan biaya keamanan untuk melindungi perusahaan yang ada di Jawa Barat dari gangguan oknum organisasi masyarakat (ormas).

Hal itu diungkapkan Dedi Mulyadi usai pelantikan dirinya sebagai Gubernur Jawa Barat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Seperti dilansir dari Kompas.com, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah membaca fenomena tentang oknum ormas yang mengganggu investasi.

Dedi mengakui bahwa ormas di Jawa Barat kerap berulah dengan meminta jatah ke para pengusaha.

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Copot Kepala Sekolah SMAN 6 Depok yang Tetap Gelar Study Tour

Mantan bupati Purwakarta ini menilai, hal itu sering memicu konflik di kawasan-kawasan inudstri.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan biaya bantuan keamanan untuk melindungi para pengusaha dari ulah ormas.

"Kami siapkan pembiayaan untuk melindungi para pengusaha, untuk siapkan biaya keamanan dengan istilah Operasi Jabar Manunggal," ujar Dedi seperti dilansir Kompas.com.

Dedi mengatakan bahw Pemprov Jabar akan mendorong perusahaan untuk didampingi agar tidak terganggu oknum ormas, dari pembebasan tanah, minta jatah pembangunan, minta jatah ketika rekrutmen tenaga kerja, hingga minta jatah produksi limbah ketika produksi.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ancam Cabut Izin Truk Tambang yang Langgar Jam Operasional di Parung Panjang Bogor

"(Ulah ormas) Ini sering jadi konflik di kawasan industri Jawa Barat," ujar dia melanjutkan.

Menurut Dedi, langkah yang diambilnya itu merupakan bentuk dari efisiensi anggaran yang tengah digalakan oleh pemerintah.

"Ini adalah orientasi soal efisiensi, bukan memotong anggaran, tapi pengalihan anggaran," kata dia.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved