Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Waspada Infeksi Saluran Pernapasan yang Diakibatkan Human Metapneumovirus, Serang Bayi dan Lansia

Menurut Dokter Spesialis Paru & Pernafasan Eka Hospital Depok, dr. Gatut Priyonugroho, Human Metapneumovirus (HMPV) dapat menyerang siapa saja.

Editor: murtopo
istimewa
Dokter Spesialis Paru & Pernafasan Eka Hospital Depok, dr. Gatut Priyonugroho, Sp.P(K)-Onk. FISR. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MARGONDA -- Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, warga diminta mewaspadai merebaknya virus Human Metapneumovirus (HMPV), virus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.

Menurut Dokter Spesialis Paru & Pernafasan Eka Hospital Depok, dr. Gatut Priyonugroho, Sp.P(K)-Onk. FISR, Human Metapneumovirus (HMPV) dapat menyerang siapa saja.

Tetapi kasus serangan virus HMPV lebih sering terjadi pada bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

HMPV pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001.

HMPV adalah salah satu penyebab utama infeksi saluran pernapasan yang sering kali tidak dikenali.

Meski gejalanya umumnya ringan, virus ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada kelompok rentan.

Apa itu HMPV?

Menurut Gatut Priyonugroho HMPV adalah virus dari keluarga Paramyxoviridae, yang juga mencakup virus lain seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Virus ini umumnya menyerang saluran pernapasan atas dan bawah, menyebabkan berbagai tingkat keparahan penyakit mulai dari gejala ringan hingga infeksi yang lebih serius.

Sementara Gejala HMPV dapat bervariasi tergantung pada usia dan kondisi kesehatan seseorang.

Pada umumnya, gejala meliputi gejala ringan seperti pilek, batuk, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Sementara gejala sedang hingga berat bisa mengakibatkan demam, sesak napas, mengigil, dan kelelahan.

"Pada kasus parah, virus ini bakal mengakibatkan pneumonia atau bronkiolitis, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan individu dengan sistem imun yang lemah," tulis Gatut Priyonugroho dalam keterangan persnya.

Lebih lanjut Gatut Priyonugroho mengatakan bahwa cara penularan HMPV melalui droplet udara yaitu ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Kemudian kontak langsung seperti menyentuh tangan, wajah, atau benda yang terkontaminasi virus.

Virus ini juga dapat bertahan di permukaan benda selama beberapa jam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved