Kamis, 28 Mei 2026

Depok Hari Ini

Pemkot Depok Tingkatkan Budidaya Ikan Lokal, Ada Ikan Baung dan Lele Meladerma

Kepala DKP3 Kota Depok, Widyati Riyandani, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk memanfaatkan potensi lokal.

Tayang:
Editor: murtopo
DKP3 Kota Depok
Balai Benih Ikan Kota Depok di Kecamatan Bojongsari. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK -- Pemerintah Kota Depok bakal memanfaatkan potensi lokalnya, setelah buah belimbing, Kota Depok juga memiliki potensi lokal lain yaitu ikan.

Ikan lokal yang banyak ditemui di Kota Depok adalah ikan baung dan ikan lele meladerma.

Ikan Baung merupakan ikan air tawar endemik indonesia yang dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah indonesia. 

Ikan ini kerap ditemui di perairan sungai, waduk, dan rawa banjiran.

Sementara ikan lele meladerma juga bisa disebut wiru, wais, ikan duri, atau lele hitam.

Habitat ikan lele ini tersebar di Asia Tenggara seperti di lembah Sungai Mekong, Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Filipina.

Dilansir dari berita.depok.go.id, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Widyati Riyandani, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk memanfaatkan potensi lokal.

Baca juga: Kabar Kecamatan Cimanggis, DKP3 Kota Depok Gelar Pangan Murah di Kantor Kecamatan Cimanggis

“Kami ingin menciptakan sistem perikanan terpadu yang tidak hanya produktif tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan Balai Benih Ikan yang lebih representatif, Kota Depok dapat menjadi pusat produksi dan pembelajaran di bidang perikanan,” ujarnya. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, melalui kolaborasi strategis dengan Badan Riset Nasional (BRIN), telah meluncurkan program “Integrasi Bisnis Perikanan Berbasis Komoditas Lokal” pada tahun 2024. 

Salah satunya dengan pengoptimalan Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Bojongsari yang kini semakin modern setelah renovasinya rampung Desember 2024.

Dalam pelaksanaannya, BBI Depok akan mengintegrasikan teknologi modern, seperti Internet of Things (IoT), untuk memantau dan mengelola kondisi budidaya secara real-time.

Baca juga: Jadi Unggulan Kota Depok di Bidang Pertanian dan Perikanan KTNA Bojongsari Diminta Terus Berkreasi

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas budidaya ikan.

“Penggunaan teknologi IoT sangat penting untuk mendukung budidaya yang lebih modern, ujarnya.

Kata Widyati, pihaknya juga akan mengembangkan inovasi pakan mandiri berbahan dasar biskuit reject sebagai alternatif ekonomis dan ramah lingkungan. 

Menurutnya, inovasi pakan ini tidak hanya membantu menekan biaya, tetapi juga memberikan solusi terhadap pengelolaan limbah makanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved