Minggu, 3 Mei 2026

Kebakaran Glodok

Plaza Glodok Masih Dikepung Asap Meski Sudah Dilakukan Pemadaman 21 Jam

Hingga kini, dari data yang tertera di papan informasi, jumlah korban yang dilaporkan hilang bertambah menjadi 10 orang

Tayang:
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
suasana terkini kebakaran glodok. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAMANSARI - Asap hitam pekat masih menyelimuti 3 lantai bagian atas Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, meski sudah 21 jam berlalu.

Diketahui, kebakaran Plaza Glodok itu pertama kali terjadi pada Rabu (15/1/2025) sekira pukul 21.22 WIB. 

Hingga kini, tim pemadam kebakaran masih berada di sekitar lokasi kejadian dan bersiap melakukan pemadaman secara bergantian.

Puluhan mobil pemadam kebakaran juga masih bersiaga di lokasi kejadian, berikut dengan angkutan smoke removal dan bronto skylight. 

Baca juga: Tragedi Kebakaran di Glodok Plaza Telan Korban Jiwa, Petugas Damkar Temukan 1 Jasad di Lantai 8

Garis polisi juga masih dipasang di area yang menjadi lokasi berjatuhannya kaca-kaca dan reruntuhan bangunan lain.

Sementara, asap hitam masih mengepul dan keluar dari jendela-jendela bangunan Plaza Glodok, di lantai 7 hingga 9. 

Plt Kepala Dinas (Kadis) Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kapan pemadaman berakhir.

tim pemadam kebakaran masih berada di sekitar lokasi kejadian dan bersiap melakukan pemadaman secara bergantian, Rabu (15/1/2025)
tim pemadam kebakaran masih berada di sekitar lokasi kejadian dan bersiap melakukan pemadaman secara bergantian, Rabu (15/1/2025) (Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah)

 

Pasalnya, area yang terbakar sangatlah luas dan banyak objek elektronik di dalamnya. 

"Nah kemudian kami juga harus memastikan titik-titik api mana lagi yang berpotensi terjadinya kebakaran," kata Satriadi saat ditemui di lokasi, Kamis (16/1/2025).

Oleh karena itu, Satriadi menegaskan jika pihaknya tak akan meninggalkan lokasi sebelum api padam dan status kebakaran dinyatakan selesai.

Baca juga: Yusfitriadi Kritik Kurangnya Transparansi DPRD Kabupaten Bogor, Ini Kata Sastra Winara

"Jadi kalau bicara sampai kapan, kami pantang pulang sebelum padam walaupun nyawa taruhannya," jelas dia.

Satriadi berujar, kendala terbesar dalam pemadaman kali ini adalah struktur bangunan yang sudah tidak stabil lagi.

Bahkan, beberapa penyangga bangunan sudah runtuh, sehingga menghambat proses evakuasi korban.

"Kemudian korban juga sudah menyatu dengan barang-barang dan material yang terbakar, itu juga agak menjadi kendala bagi kami," jelasnya.

Baca juga: Nanang Gimbal Tak Punya Niat Habisi Nyawa Sandy Permana Meski Hubungan Tak Harmonis Sejak 2017

Sebelumnya diberitakan, petugas pemadam kebakaran kembali mengevakuasi dua orang jenazah yang menjadi korban tewas dalam insiden kebakaran di Plaza Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (15/1/2025).

Pantauan Warta Kota di lokasi, nampak jenzah itu diturunkan lewat tangga darurat sekira pukul 16.53 WIB menggunakan kantong jenazah berwarna merah. 

Setiap kantong jenazah dibawa oleh kurang 5-6 orang petugas damkar.

Dari yang terlihat, kantong tersebut tidak penuh oleh tubuh jenazah seperti pada umumnya. Melainkan hanya terisi sebagian.

Baca juga: Sering Makan Seblak dan Bakso, Ribuan Remaja Putri di Karawang Menderita Kekurangan Darah

Kedua kantong jenazah itu langsung dibawa ke ambulans untuk diidentifikasi ke RS Polri Kramatjati. 

Pasalnya menurut Satriadi selaku Plt Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta, jenazah yang ditemukan dalam kondisi yang sudah tidak bisa dikenali lagi.

Bahkan, tubuhnya sudah tercampur dengan reruntuhan bangunan gedung bertingkat 9 itu.

Sementara itu, proses evakuasi berlangsung haru.

Baca juga: Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor, Pemkab Bogor bersama KLHK Tanam Pohon di Gunung Mas Puncak

Sejumlah warga yang merupakan kerabat, keluarga, dan rekan-rekan korban yang dinyatakan hilang, nampak menyaksikan penurunan kantong jenazah tersebut.

Air muka mereka nampak harap-harap cemas, menunggu kabar kemana anggota keluarganya hilang semalaman.

Saat petugas Damkar membawa kantong jenazah turun, barulah terdengar tangisan histeris dari mereka yang menunggu.

Baca juga: ASN RRI yang Diduga Pelaku Pelecehan Seksual Anak Magang Dibebas Tugaskan dan Terancam Dipecat

Seorang wanita berbaju hitam bahkan sampai berteriak lirih di sela tangisnya, kala petugas memasukkan kantong jenazah ke dalam ambulans. 

Dia bahkan sampai dipeluk dan ditenangkan oleh orang di sekitarnya agar tidak menganggu proses evakuasi.

Hingga kini, dari data yang tertera di papan informasi, jumlah korban yang dilaporkan hilang bertambah menjadi 10 orang. Berikut ini daftarnya:

1. Ade Aryati (29)
2. Sinta Amelia (20)
3. Aldrinas (29)
4. Aulia Belinda (28)
5. Odima Yukari (25)
6. Deri Saiki (25)
7. Indira Seviana Bela (25)
8. Keren Shalom J (21)
9. Intan Mutiara (26)
10. Desty (umur belum diketahui). (m40)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved