Senin, 27 April 2026

Berita Bekasi

Sejumlah Nelayan Tidak Ada yang Tahu Tujuan Proyek Pagar Bambu di Laut Bekasi

Mitun (28 tahun), ia mengatakan dirinya dan warga lainnya bingung perihal tujuan digelarnya proyek yang sudah ada sejak sembilan bulan lalu. 

Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
Perahu nelayan di pesisir laut pantai Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TARUMAJAYA -  Sejumlah warga dan nelayan mengaku tidak mengetahui tujuan pembuatan proyek pemasangan pagar laut di pantai Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Seperti diungkapkan seorang nelayan, Mitun (28 tahun), ia mengatakan dirinya dan warga lainnya bingung perihal tujuan digelarnya proyek yang sudah ada sejak sembilan bulan lalu. 

"Patok-patok ini (pagar laut), tidak tahu ini buat bikin apa, apa mau bikin proyek, apa mau buat pelabuhan, apa mau bikin tempat makan-makanan, ya tidak tahu itu," kata Mitun saat ditemui di lokasi, Selasa (14/1/2025). 

Mitun pagar laut itu segera dihilangkan dan para nelayan dapat beraktivitas kembali seperti normal hingga tanpa perlu memutari pagar laut.  

Baca juga: Heboh Pagar Laut di Perairan Bekasi, Ternyata Persiapan Pembanguan Kawasan Industri Perikanan

“Kalau harapan kami maunya ya kayak dulu lagi aja, gitu. Ya, supaya jangan ada yang ngalangin nelayan. Supaya nelayan enak cari ikannya. Jangan ada patok-patok begitu," harapnya. 

Sementara seorang nelayan lainnya, Markum (45) senada menyampaikan resah perihal pembangunan proyek tersebut.

Sebab dirinya mengaku mengalami penurunan omzet imbas limbah sisa pengerukan tanah hingga aktivitas pengerjaan proyek menggunakan alat berat, dalam hal ini ekskavator.

Baca juga: Heboh Pagar Laut di Tarumajaya Bekasi, DPRD Kabupaten Bekasi: untuk Pelabuhan Ikan

“Saya terganggu karena pendapatan menurut dari Rp 20 ribu jadi Rp 10 ribu, bahkan terkadang tidak,” ucapnya.

Markum berharap pihak relevan yang terlibat dengan proyek mampu mencari solusi dengan segera.

“Harapannya ada solusi sih secepatnya ya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya pagar bambu dengan ukuran panjang dua kilometer dan lebar 70 meter berdiri di perairan pesisir laut pantai Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Untuk mencapai pagar laut tersebut harus menumpangi perahu ke tengah laut.

Terlihat pagar bambu tersebut tersusun rapih hingga ke tengah laut. 

Sejumlah titik pagar bambu tersebut juga terlihat sudah ada gundukan tanah yang menyerupai daratan. 

Baca juga: Heboh Pagar Laut di Perairan Bekasi, Ternyata Persiapan Pembanguan Kawasan Industri Perikanan

Selain itu terdapat juga tiga unit ekskavator yang tengah terparkir alias tidak beroperasi di atas tanah yang menyerupai daratan tersebut. 

Lalu ada satu ekskavator yang tengah terparkir di sebuah kapal tongkang. (m37)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved