Berita Jakarta
Benda Mirip Mortir, Warga Ungkap Rumah yang Jadi Lokasi Penemuan Sudah Kosong dan Dijual
Andi hanya mengetahui informasi bahwa ada benda diduga mirip mortir di dalam rumah sebanyak dua buah
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILANDAK - Sebuah benda diduga mortir atau peluru peledak ditemukan di salah satu rumah warga di Jalan Bunga Melati No 27 RT 008/002, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2024) pukul 09.00 WIB.
Warga sekitar bernama Andi (50) pun mengungkap detik-detik saat dua buah benda diduga mirip mortir itu diamankan dari rumah oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya.
"Awalnya cuman satu dua mobil yang datang, lama-lama mobil oranye (Inafis) datang, masuk tuh lihat-lihat ke dalam, baru datang tim Gegana-nya," ujarnya, saat ditemui, Rabu (25/12/2024).
"Mereka pakai seragam di luar, sudah masuk ke dalam, habis itu kami enggak tahu lagi dah tuh," sambungnya.

Ia tak tahu pasti berapa banyak personel yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.
Andi hanya mengetahui informasi bahwa ada benda diduga mirip mortir di dalam rumah sebanyak dua buah.
"Kami enggak tahu pasti barangnya, cuman katanya kayak mortir," ucap dia.
Rumah yang jadi lokasi penemuan benda tersebut merupakan milik H. Amir Syarif, yang telah meninggal dunia pada 2016.
Baca juga: Sedang Bersihkan Gudang, ART di Cilandak Temukan Benda Mirip Mortir, Tim Penjinak Bom Turun Tangan
Rumah itu kemudian dibeli oleh tetangganya bernama H. Fahmi.
Benda diduga mirip mortir ditemukan Mulyono Suprapto, seorang Asisten Rumah Tangga (ART).
Mulyono menemukan benda tersebut di dalam gudang pada saat sedang perpindahan pemilik rumah.
"Awalnya mah ada orangnya, cuma udah pindah, terus dijual. Pas lagi beres-beres, katanya si yang jaga, ditemuin barang itu. Di gudang kalau enggak salah (ditemuinnya)," kata Andi.
Baca juga: Jadwal Pemberian Makan Hewan di TM Ragunan, 26 Desember - 1 Januari 2025, Ada Harimau Sumatera
"Nah, dilaporin ke anak bosnya. Anak bosnya manggil tuh polisi atau apa, baru pada datang semua," sambungnya.
Menurut dia, rumah itu sudah kosong kurang lebih selama lima bulan.
"Kosong sudah lima bulanan, kurang lebih ya. Dijual, ini sudah dijual sih jatuhnya," ucap dia.
Baca juga: Pelaku Teror Air Keras Tak Juga Ditangkap, Keluarga Korban Ketakutan dan Minta Kapolri Turun Tangan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.