Wisata Bogor
Pemkab Bogor Rancang Geopark Halimun Salak Jadi Pusat Wisata Geologi
desain besar pembangunan kawasan Geopark Bogor Halimun Salak mencakup 15 Kecamatan yang ada di wilayah Barat Kabupaten Bogor
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana mengembangkan Geopark Halimun Salak (sebelumnya Gwopark Pongkor-Red) sebagai pusat wisata geologi.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Endik Supiani, di Cibinong, Kamis (12/9/2024).
“Kami telah mengundang seluruh perguruan tinggi yang ada di Bogor untuk bersama-sama diskusi mengkonsep desain besar pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak ke depannya,” kata Endik.
Ia berharap konsep desain yang matang dapat mengoptimalkan potensi geologi wilayah Barat Kabupaten Bogor.
Baca juga: 25 Desa di Kabupaten Bogor Alami Kekeringan, BPBD Distribusikan Air Bersih
"Semoga Geopark Halimun Salak ini bisa meningkatkan potensi perekonomian masyarakat di 15 kecamatan di wilayah Barat Kabupaten Bogor," ujarnya.
Selain menjadikan wilayah Barat Kabupaten Bogor sebagai pusat wisata geologi, pengembabgan Geopark Halimun Salak diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita juga ingin mengangkat potensi UMKM di wilayah Bogor Barat,” terang Endik.
Baca juga: Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan, DPRD Kabupaten Bogor Tunggu Surat dari Dua Partai
Selanjutnya, Team Leader PT. Alocita Mandiri, Deni Lesmana menjelaskan, bahwa desain besar pembangunan kawasan Geopark Bogor Halimun Salak mencakup 15 Kecamatan yang ada di wilayah Barat Kabupaten Bogor.
"Ada beberapa tahap yang akan dilakukan. Salah satunya survei untuk menentukan kecamatan yang akan dijadikan lokasi khusus pengembangan. Setelah itu akan dilanjutkan ke-14 Kecamatan lainnya sesuai dengan potensinya masing-masing agar menjadi wisata tematik," tuturnya.
Menurut Deni, pengembangan Geopark Bogor Halimun Salak ini penting untuk dilakukan guna menjaga warisan alam sebagai modal pembangunan, perlindungan nilai geologi dan biologi.
Baca juga: Warga Tagih Janji Pemkot Depok Tutup Permanen TPA Liar di Limo, Secara Aksi Bukan Ucapan Saja!
"Geopark Halimun Salak ini cocok untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Tetapi pemerintah perlu mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat, agar berdampak secara ekonomi,” tandasnya.
25 Desa di Kabupaten Bogor Alami Kekeringan, BPBD Distribusikan Air Bersih |
![]() |
---|
Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan, DPRD Kabupaten Bogor Tunggu Surat dari Dua Partai |
![]() |
---|
UI Tingkatkan Kapasitas Perempuan Wakatobi Sulteng yang Punya Peran Menjaga Kesejahteraan Keluarga |
![]() |
---|
Warga Tagih Janji Pemkot Depok Tutup Permanen TPA Liar di Limo, Secara Aksi Bukan Ucapan Saja! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.