Kunjungan Paus Fransiskus
Antarkan Paus Fransiskus ke Papua Nugini, Garuda Indonesia Siapkan Sentuhan Khusus
Dalam upaya mengoptimalkan kesiapan penerbangan tersebut, Garuda Indonesia berkoordinasi secara intensif bersama seluruh stakeholder
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, telah selesai melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia pada Kamis (5/9/2024).
Hari Jumat (6/9/2024), Paus Fransiskus meninggalkan Indonesia menuju Papua Nugini pada pukul 09.45 WIB tadi.
Penerbangan Paus Fransiskus menuju Port Moresby, Papua Nugini, menggunakan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra turut serta mendampingi perjalanan dari Jakarta menuju Ibukota Papua Nugini, Port Moresby.
Baca juga: Detik-detik Mengerikan Longsor Timpa 5 Ruko di Bojonggede Bogor, 2 Orang Terperosok ke Jurang
Pada penerbangan menuju Papua Nugini tersebut, Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat wide body jenis A330-900neo dengan nomor penerbangan GA-7780 yang mampu mengangkut hingga 301 penumpang.
Pesawat tersebut diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta pada pukul 09.45 LT dan tiba di Jackson International Aiport, Port Moresby pada pukul 18.50 LT.
“Merupakan sebuah kehormatan tersendiri ketika kami dapat turut andil dalam salah satu momen penting bagi Indonesia, di mana Garuda Indonesia dipercaya penuh untuk mengantarkan perjalanan Paus Fransiskus ke destinasi kunjungan beliau selanjutnya, yaitu Papua Nugini," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis, Jumat (6/9/2024).
Baca juga: Maudy Koesnaedy Tarik Diri dari Tim Pemenangan Pramono-Rano, Si Doel Ungkap Alasannya
Dia menambahkan penerbangan ini sekaligus merefleksikan semangat nasionalisme berkelanjutan Garuda Indonesia untuk senantiasa mendukung berbagai kegiatan Pemerintah Republik Indonesia (RI).
“Kunjungan Paus Fransiskus ini turut mengusung misi persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia," ujar Irfan.
Keterlibatan dalam agenda tersebut, lanjut dia, memiliki nilai dan arti yang sangat penting bagi Garuda Indonesia.
"Sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia merepresentasikan wujud dari keberagaman di setiap layanan yang kami hadirkan,” papar Irfan.
Baca juga: Pimpin Misa di Stadion GBK, Paus Fransiskus Berterima Kasih Atas Keramahan Rakyat Indonesia
Dalam upaya mengoptimalkan kesiapan penerbangan tersebut, Garuda Indonesia berkoordinasi secara intensif bersama seluruh stakeholder.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh langkah serta prosedur yang dilaksanakan telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.
“Kehadiran Garuda Indonesia dalam rangkaian perjalanan Paus Fransiskus kali ini merupakan manifestasi tangan-tangan penuh dedikasi dari seluruh unsur Garuda Indonesia Group," bebernya.
Baca juga: Hilangkan Bakteri dan Bau, Pengmas FMIPA UI Kenalkan Produk RAMAMBU untuk Peternakan di Pandeglang
Sebagai bagian dari pelayanan dalam Penerbangan Khusus Paus Fransiskus kali ini, Garuda Indonesia menugaskan 16 awak pesawat yang terdiri dari 4 cockpit crew dan 12 cabin crew.
"Garuda Indonesia juga menghadirkan sejumlah sentuhan khusus pada layanan dan touch point yang diberikan, diantaranya pada inflight menu dan inflight materials," tandas Irfan.
| Detik-detik Mengerikan Longsor Timpa 5 Ruko di Bojonggede Bogor, 2 Orang Terperosok ke Jurang |
|
|---|
| Pimpin Misa di Stadion GBK, Paus Fransiskus Berterima Kasih Atas Keramahan Rakyat Indonesia |
|
|---|
| Sutiyuoso Ungkap Asal Usul Sebutan 'Bang Yos' Ternyata ada Kaitannya dengan Si Doel Rano Karno |
|
|---|
| Hilangkan Bakteri dan Bau, Pengmas FMIPA UI Kenalkan Produk RAMAMBU untuk Peternakan di Pandeglang |
|
|---|
| Berhasil Diselamatkan, Bayi Korban TPPO di Depok Diserahkan ke Panti Asuhan Milik Pemprov Jabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Paus-Fransiskus-menuju-Port-Moresby-Papua-Nugini.jpg)