Selasa, 16 Juni 2026

Kriminalitas

Ini Daftar Mahasiswa Meregang Nyawa Akibat Dianiaya Seniornya di STIP

Putu Satria Ananta Rastika (19) merupakan satu dari sekian banyak mahasiswa STIP yang tewas akibat tindak kekerasan seniornya.

Tayang:
Editor: murtopo
Istimewa
Ilustrasi Penganiayaan -- Tewasnya Putu mahasiswa tingkat 1 STIP di tangan senirnya Tegar Rafi Sanjaya (21), taruna tingkat 2 STIP menambah panjang daftar mahasiswa meregang nyawa akibat kekerasan senior kepada junirnya di sekolah tersebut. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Putu Satria Ananta Rastika (19) merupakan satu dari sekian banyak mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tewas akibat tindak kekerasan seniornya yang dilakukan di lingkungan sekolah.

Tewasnya Putu mahasiswa tingkat 1 STIP di tangan senirnya Tegar Rafi Sanjaya (21), taruna tingkat 2 STIP menambah panjang daftar mahasiswa meregang nyawa akibat kekerasan senior kepada junirnya di sekolah tersebut.

Putu Satria Ananta Rastika (19) tewas usai dianiaya seniornya, Tegar Rafi Sanjaya (21), Jumat (3/5/2024).

Tegar menganiaya Putu dengan cara memukul di bagian ulu hati sebanyak lima kali lantaran disebut melakukan kesalahan.

Pukulan yang dilayangkan Tegar pada akhirnya membuat Putu tersungkur.

Setelah itu, Tegar mencoba menarik lidah Putu dengan maksud untuk melakukan upaya pertolongan terhadap korban.

Baca juga: Senior STIP Aniaya Junironya Hingga Tewas, Keluarga Minta Pertangungjawaban Pihak Kampus

Namun, upaya tersebut malah berakibat fatal.

Putu tewas karena saat lidahnya ditarik Tegar, saluran pernapasannya tertutup dan menghambat aliran oksigen.

Kejadian yang menimpa Putu menambah jejak kekerasan di STIP yang terungkap ke publik.

Dilansir dari Kompas.com, berikut ini adalah daftar kasus kekerasan yang terjadi di STIP:

Baca juga: Ini Motif Tegar Rafi Sanjaya Pukuli Juniornya di STIP Hingga Tewas

Tewasnya Agung B Gultom

Pada 12 Mei 2008, taruna tingkat pertama STIP, Agung B Gultom, tewas di tangan 10 taruna senior.

Kematian Agung sempat disebut karena kelelahan mengikuti latihan pedang pora oleh pihak STIP.

Namun, polisi melihat ada kejanggalan sehingga mendesak keluarga mengizinkan jenazah Agung untuk diotopsi.

Selain itu, ada tiga taruna lain yang mengaku bahwa mereka dan Agung dianiaya oleh taruna senior.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
Live
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved