DPRD Kota Bogor
Tim Pansus LKPJ DPRD Kota Bogor Bahas Laporan Pertanggungjawaban Terakhir Bima Arya
Tim Pansus LKPJ DPRD Kota Bogor Bahas Laporan Pertanggungjawaban Terakhir Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim telah melaksanakan tugasnya.
Mulai Sabtu (20/4/2024) Bima Arya dan Dedie A Rachim telah purna tugas. Kementerian Dalam Negeri telah menunjuk Penjabat Sementara (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari hingga terpilihnya Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor yang baru.
Meski demikian DPRD Kota Bogor saat ini tengah membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor 2023.
Baca juga: Atang Trisnanto: DPRD Kota Bogor Siap Perjuangkan Insentif 1.700 Petugas Kebersihan
Pembahasan dilakukan di tingkat komisi-komisi dan tim Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) LKPJ.
Ketua tim Pansus LKPJ, Ahmad Aswandi, menyampaikan bahwa saat ini pembahasan di tingkat komisi-komisi telah selesai.
Nantinya rekomendasi yang disampaikan oleh komisi-komisi berdasarkan hasil rapat kerja dengan SKPD akan dibahas secara komprehensif oleh tim pansus.
"Kami akan membahas lebih lanjut beberapa masukan dan rekomendasi dari komisi-komisi yang nantinya akan dijadikan rekomendasi dari tim pansus," ujar Aswandi, Selasa (23/4/2204).
Baca juga: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Pimpin Mediasi Pedagang Pasar Bogor dengan Pemkot Bogor
Aswandi mengungkapkan, sebelumnya tim Pansus LKPJ juga sudah menggelar rapat dengan Pemkot Bogor dengan agenda mendengarkan ekspose dari Pemkot Bogor terkait LKPJ 2023.
Nantinya hasil ekspose akan dibahas secata internal sebagai bagian dari rekomendasi yang akan dikeluarkan oleh tim Pansus.
"Pada intinya, kami akan segera menyelesaikan LKPJ ini agar bisa segera mengeluarkan rekomendasi yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja Pemerintah Kota Bogor," tutupnya.
Lebih lanjut, anggota tim Pansus LKPJ 2023, Endah Purwanti, mengungkapkan berdasarkan hasil ekspose, sementara ini tim pansus tengah mendalami beberapa materi.
Baca juga: 2500 Siswa Dapatkan Bantuan Pelunasan Ijazah, DPRD Kota Bogor Komitmen Lahirkan Kebijakan Pro Rakyat
Diantaranya adalah perihal pengelolaan aset pemerintah daerah dan isu rotasi mutasi aparatur sipil negara (ASN) yang sering kali dilakukan dalam masa jabatan Wali Kota Bogor Bima Arya.
Menurutnya, rotasi mutasi yang dilakukan oleh Bima, bertentangan dengan tagline Abdi Bogor yang diusung dalam program kerja Bima, yaitu meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Endah mencatat setidaknya telah dilakukan lima kali rotasi mutasi pada tahun 2023. Hal tersebut menyebabkan tidak berjalannya pelayanan pemerintah kepada masyarakat, karena ASN yang terlalu sering berpindah-pindah instansi.
"Rotasi mutasi yang dilakukan pada akhir tahun, menunjukkan bahwa rotasi mutasi menghambat kinerja ASN. Contoh lurah yang baru menjabat beberapa bulan saja sudah dipindah lagi ke instansi lainnya. Belum duduk tapi sudah kena rotasi lagi, begitulah," jelas Endah.
Baca juga: Pasar Jambu Dua Minim Peminat, Komisi II DPRD Kota Bogor Minta Perumda Pasar Pakuan Jaya Bertindak
DPRD Kota Bogor
Wali Kota Bogor
Bima Arya
UI Depok
Kekerasan Seksual Terhadap Anak
Korban kekerasan seksual
Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kabupaten Ende
NTT
| Tutup Masa Sidang ke-3 Tahun 2025, DPRD Kota Bogor Sampaikan Laporan Kinerja dan Reses |
|
|---|
| DPRD Kota Bogor Sepakat Tambah Guru SMP dan SD serta Beasiswa Siswa Tak Mampu di Sekolah Swasta |
|
|---|
| Kawal Arah Kebijakan Kota Bogor DPRD Kota Bogor Terima Draft RPJMD dan Mulai Pembahasan 4 Raperda |
|
|---|
| DPRD Kota Bogor Gelar Media Ghatering, Sampaikan Capaian Kinerja dan Program Kedepan |
|
|---|
| DPRD Gelar Paripurna Rayakan Hari Jadi Bogor ke-543, Suarakan Pelestarian Alam Demi Keseimbangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pansus-LKPJ-DPRD-Kota-Bogor-2.jpg)