Minggu, 12 April 2026

Kecelakaan Lalu Lintas

Pengamat Transportasi: Kecelakaan Maut di Mudik Lebaran 2024 Tragedi Memilukan

Pengamat Duga Kecelakaan Bus Rosalia yang Tewaskan 7 Orang karena Sopir Kurang Istirahat

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Pengamat Transportasi: Kecelakaan Maut di Mudik Lebaran 2024 Tragedi Memilukan 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Fajar Alfajri

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Mudik 2024 membawa duka. Sebanyak 19 orang meninggal dunia.

Mereka tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek KM 58. Dalam kecelakaan itu 12 orang tewas.

Kemudian 7 orang meninggal dunia di ruas Tol Semarang. Dua di antaranya adalah anak-anak.

Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Ki Darmaningtyas mengatakan, kasus kecelakaan angkutan umum lebaran kali ini cukup memilukan karena terdapat korban tewas.

Baca juga: Jadi Korban Contraflow Pertama, Pakar Menilai Bukan Jasa Raharja yang Harusnya Memberi Santunan

Pada Senin (8/4/2024) lalu, 12 orang meninggal dunia saat mobil Daihatsu Gran Max yang ditumpangi terbakar usai menabrak bus Primajasa di tol Jakarta Cikampek (Japek) KM 58, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Senin pagi itu saya dan tim Majalah Melintas menyusuri jalan tol Transjawa dari Jakarta sampai Cirebon. Sampai di KM 58 melihat ramai-ramai dan dua mobil pemadam kebakaran tersedia di sana,” ungkapnya.

Dia menduga ada kecelakaan dan sempat terheran ada dua mobil pemadam kebakaran di lokasi. Setelah mencari informasi melalui media online, rupanya terdapat kecelakaan yang berdampak pada terbakarnya dua unit mobil akibat kecelakaan, dan penumpang Grand Max tewas.

“Tragedi yang memilukan dan membawa korban jiwa meninggal sampai 19 orang dalam waktu empat hari (tanggal 8 dan 11 April) semuanya terjadi pada atau melibatkan angkutan umum,” pungkas Darmaningtyas.

Sopir Mengantuk

Ki Darmaningtyas mengatakan, penyebab kecelakaan ini diperkirakan pengemudi mengantuk.

Bus yang membawa penumpang dari Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat menuju Jawa Timur ini katanya sempat diganti di KM 227 pada pukul 01.31.

“Kalau pukul 01.30-an tiba di KM 227, kemungkinan bus ini berangkat dari Bekasi sekitar pukul 19.00 atau 20.00-an. Bila dilihat dari waktu terjadinya kecelakaan pada terjadi pada pagi hari, amat kuat dugaan kalau pengemudi travel maupun Bus Rosalia Indah kurang tidur,” kata Darmaningtyas pada Kamis (11/4/2024).

Ini Temuan KNKT Soal Faktor Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58

Menurutnya, pengemudi travel itu amat mungkin malamnya masih membawa kendaraannya masuk Jakarta. Tiba di Jakarta saat Kamis (11/4/2024) subuh.

Setelah itu istirahat sejenak dan dia langsung kembali dengan membawa penumpang. Artinya sang sopir kurang istirahat.

Demikian pula pengemudi Bus Rosalia sangat mungkin pagi berangkat menuju Jakarta, lalu istirahat sebentar terus kembali ke arah timur.

"Baik pengemudi travel maupun bus istirahatnya hanya sementara saja dan itu pun tidak nyaman, karena mungkin kalau pengemudi bus istirahatnya di bagasi bus,” ungkapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved