Kamis, 9 April 2026

Kabupaten Bogor

Burhanudin Pensiun,  Pemkab Bogor Lakukan Lelang Terbuka Jabatan Sekda

Rusliandy menghimbau kepada para pejabat lingkup Pemkab Bogor untuk tidak mudah termakan isu yang beredar terutama dari oknum tidak bertanggung jawab

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Rusliandy, saat ditemui di Cibinong, Senin (1/4/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor), Burhanudin, akan pensiun pada 1 Mei 2024.

Untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Burhanudin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan lelang terbuka (open bidding) jabatan Sekda.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengatakan open bidding seleksi jabatan Sekda telah dibuka pada 19 Maret 2024 dan ditutup pada 2 April 2024.

"4 April 2024 nanti pengumuman seleksi administrasi, 17-19 April 2024 asesmen kompetensi dan 22 April 2024 pembuatan makalah," kata Rusliandy di Cibinong, Senin (1/4/2024).

Baca juga: Viral Pencurian Kambing di Cipayung Depok, Pelaku Sisakan Jeroan dalam Kandang

Pengumuman hasil asesmen dilakukan pada 23 April 2024. Lalu 24 April 2024 uji gagasan dan pengumuman akhirnya pada 26 April 2024.

“Semua tahapan open bidding hingga pengumuman akan kami sampaikan dengan terbuka secara online melalui website," ujarnya.

Begitu pun dengan uji asesmen dan kompetensi dilakukan terbuka dan transparan.

"Kita bekerjasama dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) sebagai asesornya,” ungkap Rusliandy.

Baca juga: Imam Budi Hartono Apresiasi Disdik Kota Depok Berhasil Kumpulkan Dana Ratusan Juta untuk Palestina

Dia memastikan tidak ada titipan dalam pelaksanaan open bidding seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor ini.

“Dalam seleksi jabatan Sekda tidak ada yang namanya titip-titipan. Jadi informasi yang beredar saat ini adalah berita tidak benar atau hoaks,” tegasnya.

Panitia Seleksi (Pansel) open bidding ini terdiri dari lima anggota yakni tiga dari Kementerian Dalam Negeri dan dua dari Provinsi Jawa Barat.

"Tentunya seleksi ini tidak dipungut biaya sepeserpun atau gratis. Nanti yang akan terpilih adalah mereka yang terbaik berdasarkan asesmen, kompetensi manajerial dan sosial kultural," bebernya.

Baca juga: Curah Hujan yang Tinggi Bikin Tembok Rumah Warga Ciawi Kabupaten Bogor Ambruk

Rusliandy menghimbau kepada para pejabat lingkup Pemkab Bogor untuk tidak mudah termakan isu yang beredar terutama dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Pansel Jabatan Sekda Kabupaten Bogor.

“Jadi kita berharap Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama mengikuti seleksi sesuai dengan tahapan-tahapan yang ditentukan Pansel. Siapkan diri agar bisa optimal dalam menghadapi rencana asesmen dan uji gagasan serta pembuatan makalah,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved