Senin, 13 April 2026

Lebaran

Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran Idulfitri 2024, Polri Akan Gelar Operasi Ketupat

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan melanjutkan, setelah operasi ketupat berakhir, pihaknya akan menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan bahwa pihaknya bakal menggelar operasi ketupat 2024 saat arus mudik dan balik lebaran Idulfitri 2024 dari 4-16 April 2024 mendatang. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Korlantas Polri bakal menggelar operasi ketupat 2024 saat arus mudik dan balik lebaran Idulfitri 2024 dari 4-16 April 2024 mendatang.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, sebelum operasi ketupat itu dimulai, pihaknya lebih dulu melakukan operasi cipta kondisi.

Tujuan dari operasi Cipkon lalu lintas adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya berlalu lintas yang tertib dan aman.

"Operasi Cipkon ini akan dilaksanakan tujuh hari sebelum operasi ketupat, tanggal 28 Maret-3 April 2024," tegasnya, Minggu (17/3/2024).

Baca juga: Menhub Budi Karya Sumadi Prediksi 28,4 Juta Warga Jabodetabek Bakal Mudik Lebaran Idulfitri 2024

Aan melanjutkan, setelah operasi ketupat berakhir, pihaknya akan menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Sebab, ia yakin masyarakat masih ada yang melakukan arus balik pasca libur lebaran Idulftri berakhir atau setelah tanggal 16 April 2024.

"Jadi untuk antisipasi apabila ada para pemudik yang balik setelah tanggal 16 April," imbuhnya.

Sebelumnya, Korlantas Polri mencatat peristiwa kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan arus mudik lebaran Idulfitri 2023 lalu mengalami penurunan 18 persen dari tahun 2022.

Baca juga: Mudik Lebaran 2024, Kemenhub Prediksi 4,44 Juta Orang Bakal Mudik Lewat Jalur Udara 

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, penurunan presentasi kecelakaan ini berkat kerjasama antara Polri, Kementerian Perhubungan instansi lain dalam mengatur kebijakan arus mudik lebaran.

"Atau terjadi penurunan kecelakaan lalu lintas sekira 772 perkara," kata Aan melalui zoom, Minggu (17/3/2024).

Menurut Aan, untuk korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama mudik lebaran Idulfitri 2023, mengalami penurunan.

Baca juga: Kurangi Jumlah Kendaraan di Jalan Saat Mudik Lebaran 2024, Kemenhub RI Gelar Mudik Gratis

Ia mengungkap, penurunan korban meninggal dunia sekira 28 persen atau sebanyak 211 orang.

Aan membeberkan, kendaraan yang melanggar arus lalu lintas, terutama sistem ganjil-genap di jalur mudik lebaran tahun 2023, sekira 798 perkara.

"Artinya masih ada masyarakat yang tidak mengikuti aturan yang sudah ditentukan," tegasnya. (m26)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved