Berita UI
UI Bersama Perguruan Tinggi Lain Bertekad Jadikan Kebudayaan Salah Satu Kekuatan Indonesia
Universitas Indonesia bersama perguruan tinggi lain bertekad jadikan kebudayaan salah satu kekuatan Indonesia.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Universitas Indonesia menggelar Sarasehan Kebudayaan 2024 selama dua hari, Selasa (5/3/2024) dan Rabu (6/3/2024).
Sarasehan dengan tema “Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Penguatan Nilai-nilai Kebangsaan Berbasis Kebudayaan dilaksanakan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
Tema tersebut diambil, karena perguruan tinggi memiliki peran sentral dalam membentuk dan menentukan arah kehidupan berbangsa.
Baca juga: Penemuan Baru, UI Temukan Serat Rami untuk Interior Otomotif, Kurangi 20-30 Persen Berat Kendaraan
Sebagai rumah bagi generasi muda yang kritis, perguruan tinggi perlu membangun strategi kebudayaan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan mahasiswa.
Tujuannya agar mereka dapat melaksanakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan warga dunia yang baik.
Sarasehan Kebudayaan 2024 merupakan hasil kolaborasi Universitas Indonesia (UI) bersama UNS,
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan
Teknologi (Kemendikbudristek).
Baca juga: Mahasiswa UI Jadi Mentor Talkshow Inspiratif dan Sharing Session Pelajar SMP-SMA di Depok
Kemudian Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Pertemuan ini juga didukung oleh gerakan kebangsaan Akar Indonesia, Ikatan Alumni Perhimpunan Pelajar Indonesia (IAPPI) dan Mata Garuda (Ikatan Alumni Penerima Beasiswa LPDP).
Pelajar Pancasila
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi tempat lahirnya para pelajar Pancasila yang berjiwa kebangsaan tinggi.
“Saya selalu yakin bahwa generasi muda Indonesia, terlepas dari perubahan zaman dan perkembangan
teknologi, memiliki rasa cinta terhadap budaya Indonesia dan keinginan kuat untuk berkontribusi
terhadap bangsa," kata Nadiem.
"Hal ini terlihat dari antusiasme mahasiswa seluruh Indonesia untuk mendaftar program Kampus Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Saya harap generasi muda dapat selalu terlibat aktif dengan membuat karya inovatif dan melakukan riset di bidang kebudayaan," tambahnya.
Sejumlah tokoh, akademisi, dan pelaku kebudayaan dari berbagai perguruan tinggi terlibat dalam diskusi
yang terbagi ke dalam enam segmen.
Dua dekan UI, yaitu Dr. Bondan Kanumoyoso, M.Hum selaku Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI, dan Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, menjadi narasumber dalam Sarasehan Kebudayaan 2024.
Keduanya sepakat bahwa keragaman merupakan inti dari budaya Indonesia, sebagaimana tercermin dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
| Pengamanan Ketat UTBK 2026 di UI, Petugas Periksa Peserta Pakai Metal Detector |
|
|---|
| Hari Pertama UTBK 2026 di UI, Peserta Sudah Berdatangan Sejak Pukul Lima Pagi |
|
|---|
| 11 Tahun Kematian Akseyna, UI Siap Berkomitmen dan Kooperatif dalam Penegakan Hukum |
|
|---|
| Perluas Jejaring Global, UI Tandatangani MoU dengan Hong Kong Metropolitan University |
|
|---|
| Tampilan Hasil Seleksi Talent Scouting 2026 Tidak Sesuai, UI Minta Maaf dan Beri Klarifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sarasehan-Kebudayaan-UI.jpg)