Jumat, 10 April 2026

Harga Beras Naik

Siasati Agar Tak Rugi, Tiwi Disemprot Pembeli Imbas Harga Beras Naik

Saat ini, pembeli di Warung Makan Bude Tiwi tak menentu imbas beras mahal

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Vini Rizki Amelia
Warta Kota/Ramadan LQ
Warung Makan Bude Tiwi di Jalan Tentara Pelajar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Melonjaknya harga beras belakangan ini membuat Tiwi (43) harus pintar-pintar mencari cara untuk tetap bisa berjualan.

Pasalnya, pemilik warung makan Bude Tiwi di Jalan Tentara Pelajar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tak bisa serta merta ikut menaikan harga nasi per porsi yang dijualnya.

Kenaikan beras kali ini pun diakui Tiwi tak tanggung-tanggung. Tiwi menyebut, harga beras sekarung ukuran 50 kilogram (kg) mencapai Rp840.000.

"Sebelumnya harga beras saya beli sekarung Rp730.000, sekarang jadi Rp840.000," bebernya, kepada Wartakotalive.com, Selasa (20/2/2024).

Baca juga: Target Pendapatan Daerah 2024 Sebesar Rp 1,760 Triliun, Ini Strategi BKD Kota Depok

Menurut Tiwi, harga beras mahal sudah dirasakannya sejak beberapa bulan terakhir.

"Sudah lama, beberapa bulan ini pokoknya harga beras langsung melonjak, cepat naik," katanya.

Harga tersebut, tutur dia, membuat dirinya mengurangi porsi nasi untuk pembeli.

Ia melakukan hal itu agar harga makanan tidak mengalami kenaikan.

Baca juga: Sukses Bawa Prabowo Unggul di Pilpres 2024, Yeti Wulandari Siap Maju ke Pilkada Kota Depok

"Porsi dikurangin saja, nasinya aturan banyak, jadinya kami kurangin dikit," imbuh Tiwi.

"Terus biar harga makanan tetap stabil, enggak naik. Soalnya kalau kami naikkan (harga makanan), enggak ada yang mau beli," lanjut dia.

Tiwi mengaku pernah 'disemprot' pembeli karena sedikitnya porsi nasi.

"Ada yang mengerti (beras mahal), tapi ada juga yang enggak ngerti. Akhirnya saya minta maaf. Saya bilang 'harga beras naik, jadinya porsi dikurangin dikit'," katanya.

Baca juga: Hati Ibunda Tamara Tyasmara Hancur saat Tau Dante Meninggal Karena Ditenggelamkan Yuda Arfandi

Saat ini, pembeli di Warung Makan Bude Tiwi tak menentu imbas beras mahal.

"Pembeli kadang naik, kadang turun, enggak stabil seperti waktu sebelumnya," ucap dia.

Ia berharap harga sembako seperti beras dan cabai mengalami penurunan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved