Kamis, 11 Juni 2026

Kabupaten Karawang

Warga Karawang Korban Kebocoran Gas Minta Pabrik Caustic Soda Milik PT Pindo Deli Dipindah

Kejadian kebocoran gas yang membuat harus menderita karena alami sesak nafas, perih tenggorokan, hingga pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit

Tayang:
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana permukiman warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang terdampak kebocoran gas klorin dari pabrik Caustic Soda PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG - Warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang meminta PT Pindo DeliPulp and Paper Mills merelokasi pabrik produksi caustic soda.

Pasalnya, warga lelah atas kejadian kebocoran gas klorin dari pabrik tersebut yang terjadi berulangkali.

Nurdin Syam perwakilan dari warga mengungkapkan warga sepakat agar pabrik caustic soda direlokasi.

Kejadian kebocoran gas yang membuat harus menderita karena alami sesak nafas, perih tenggorokan, hingga pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit tercatat sudah terjadi lima kali.

Baca juga: Dugaan Anak Gizi Buruk di Kabupaten Bekasi, Camat Tegaskan Hanya Kekurangan Zat Besi

"Bahkan sebetulnya lebih dari itu, lima kali ini yang tercatat parah karena ramai dan viral saja," kata atau Mr Kim sapaannya kepada TribunBekasi.com pada Jumat (26/1/2024).

Kata Mr Kim, warga juga telah melakukan rapat bersama aparat desa serta menggandeng kuasa hukum untuk melakukan menyiapkan gugatan ke pengadilan jika tak kunjung ada penyelesaian dari pemerintah.

"Artinya kami sudah lelah, kami meminta pihak perusahaan menghentikan produksi caustic soda, agar tidak terjadi lagi peristiwa seperti ini," ujarnya.

Baca juga: Gugatan Kedua Praperadilan Firli Bahuri Dicabut, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya

Jika pabrik tak ingin direlokasi, kata Mr Kim, warga memberikan opsi untuk perusahaan merelokasi rumah warga.

Tentunya relokasi itu harus didapatkan secara sepandan dengan lokasi yang baik.

"Jadi jika memang rumah warga yang direlokasi harus sepadan. Jika yang tanah milik tentu besaran harganya harus sesuai, tapi untuk yang buka disediakan lokasi juga yang layak," imbuhnya.

Dia menambahkan, warga juga telah menyampaikan permohonan waktu untuk bisa bertemu Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Ketua DPRD Karawang Budianto.

Baca juga: Komplotan Bajing Loncat di Cakung Ditangkap, Sopir Truk Senang

Warga ingin langsung bertemu untuk menyampaikan keluh kesah dan harapannya terhadap kejadian yang selama ini dialaminya.

"Kami sudah sampaikan surat permohonannya, tinggal nunggu kabar dan waktunya saja," katanya.

Sementara itu Udin (42) warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel meminta agar pabriknya direlokasi.

Pasalnya, setiap kali kebocoran selalu terkena dampaknya.

Baca juga: Aksi Mesum Pelajar SMK Digagalkan Satpol PP Kabupaten Tangerang

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved