Kabupaten Bogor
Asmawa Tosepu Berharap HILLSI Bantu Pemkab Bogor Atasi Pengangguran
Kementerian Tenaga Kerja siap berkolaborasi dengan Pemkab Bogor dengan membantu memberikan fasilitas peralatan untuk revitalisasi Balai Latihan Kerja
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu berharap Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) dapat membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengatasi pengangguran di wilayah ini.
Hal itu diungkapkan Asmawa saat menghadiri workshop yang digelar oleh
Dewan Pengurus Cabang (DPC) HILLSI Kabupaten Bogor di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Selasa (16/1/2024).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, dan dihadiri perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Bogor.
"Dengan adanya perhatian dari lembaga atau asosiasi seperti HILLSI ini, kita berharap dapat menuntaskan pengangguran di Kabupaten Bogor," kata Asmawa di Cibinong, Selasa (16/1/2024).
Baca juga: Kronologi Penemuan Bayi Laki-laki dengan Ari-ari Masih Menempel di Cisalak Pasar Depok
Dia menjelaskan tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor saat ini mencapai 10,6 persen.
"Dari 5,7 juta warga Kabupaten Bogor, 10,6 persen masuk dalam kategori pengangguran terbuka. Kolaborasi dengan DPC HILLSI Kabupaten Bogor diharapkan dapat mengentaskan pengangguran ini," jelasnya.
Asmawa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Tenaga Kerja atas perhatian yang diberikan ke Kabupaten Bogor.
Baca juga: Istri Karyawan Toyota di Karawang Minta Bantuan Dua Eksekutor untuk Bunuh Suaminya
"Wamen Ketenagakerjaan tadi mengatakan pemerintah pusat akan memberi dukungan dalam revitalisasi BLK (Balai Latihan Kerja). Sumber pembiayaannya dari Kabupaten Bogor tetapi sarana prasarananya dibangun oleh Kementerian Tenaga Kerja," ucapnya.
Kepala Biro Umum Kemendagri ini menambahkan perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Bogor begitu besar sehingga kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat dilakukan di Kabupaten Bogor.
"Salah satu bentuk perhatian pemerintah adalah workshop yang digelar hari ini. Workshop berupaya menyambungkan tenaga kerja dan pengguna atau perusahaan," tutur Asmawa.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Perampokan di Restoran Pizza Hut Gunung Putri Bogor, Tiga Orang Warga Bekasi
Ditengah suasana ketidakpastian karena perubahan teknologi informasi yang cepat, Asmawa berharap workshop yang digelar DPC HILLSI Kabupaten Bogor ini meningkatkan kualitas tenaga kerja yang handal dan kompeten.
"Kerja sama seperti ini akan kita teruskan. Kita melihat peluang pasar tenaga kerja, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri dengan memanfaatkan potensi masyarakat Kabupaten Bogor," tuturnya.
Sementara Wamen Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, mengatakan workshop mengenai LPK ini bertujuan agar kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bogor lebih baik.
Baca juga: M Sutan, Caleg DPRD Muda Gerindra Dapil II Kota Depok yang Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
"Alhamdulillah, Pemkab Bogor memberikan dukungan untuk menciptakan SDM yang berkualitas dengan memberikan pelatihan keterampilan, serta skill dan kemampuan bagi warga sehingga mereka bisa bekerja," ungkapnya.
Kementerian Tenaga Kerja siap berkolaborasi dengan Pemkab Bogor dengan membantu memberikan fasilitas peralatan untuk revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK).
"Pelatihan ini akan menciptakan link and match. Para tenaga kerja kita latih dan ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor," tandas Afriansyah
Caleg Muda Gerindra DPRD Dapil II Kota Depok M Sutan Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan |
![]() |
---|
Istri Karyawan Toyota Punya Pria Idaman Lain, Sewa Pembunuh Bayaran Agar Bisa Kuasi Harta Gono-gini |
![]() |
---|
M Sutan, Caleg DPRD Muda Gerindra Dapil II Kota Depok yang Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan |
![]() |
---|
Kelamaan Duduk, Petugas Lipat Kertas Suara di Gudang KPU Kabupaten Bogor Mengeluh Pegal-pegal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.