Selasa, 21 April 2026

Kriminalitas

Aksi WNA Pakistan Bikin Resah Warga, Mengaku Habib dan Minta Sumbangan Secara Paksa

Salah seorang warga bernama Edi (50) bersaksi jika dua WNA tersebut kerap beraksi di sekitar wilayahnya dengan mengaku-ngaku sebagai habib.

Editor: murtopo
istimewa
Tangkapan layar video viral terkait WNA yang meminta uang sumbangan secara paksa ke warga Rawa Buaya.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CENGKARENG — Viral video yang mempertontonkan polisi tengah menghitung uang hasil sumbangan paksa yang dilakukan oleh dua orang warga negara asing (WNA) asal Pakistan, di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat

Dalam video tersebut, nampak uang kertas berbagai nominal ditumpuk dan diikat rapih.

Dari narasi yang beredar, uang tersebut berjumlah Rp 2,1 juta yang merupakan hasil sumbangan warga dalam satu hari.

Saat ditelusuri, salah seorang warga bernama Edi (50) bersaksi jika dua WNA tersebut kerap beraksi di sekitar wilayahnya dengan mengaku-ngaku sebagai habib.

Baca juga: Terlilit Pinjol hingga Rp100 Juta, Ibu Jual Anak ke WNA Hidung Belang di Depok Rp 6 Juta 

"Sudah sebulan kali ya ada memang sering (minta sumbangan). Dia itu kalau minta sumbangan mengatakan, 'Saya habib'," ujar Edi kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/11/2023).

Edi berujar, ketika meminta sumbangan, dua WNA itu kerap berjalan keliling pemukiman dan mendatangi satu persatu rumah warga. 

Beberapa warga yang mengetahui telah ditipu, memberikan uang seikhlasnya kepada kedua pelaku.

Meski begitu, beberapa warga lainnya ada yang tak memberikan sepeserpun uang kepadanya.

"Kalau menurut saya, kalau memang resmi tidak masalah tetapi mereka suratnya enggak ada. Kejadian kemarin itu memang memaksa," ungkapnya.

Baca juga: Kronologis Ibu Jual Anak ke WNA Mesir di Depok, Menawarkan Kawin Kontrak dengan Mahar Rp 100 Juta 

Bukan hanya Edi, warga lain bernama Yana (44) juga mengaku resah dengan pelaku yang sudah lama meminta sumbangan.

"Kejadiannya sudah lama, baru ketahuan sekarang sama warga diberi tahu ke Pak RW," kata dia.

Pasalnya, menurut dia, dua WNA tersebut tak hanya meminta sumbangan berupa uang. Tetapi juga meminta makan kepada pedagang.

"Pernah makan enggak bayar di warung nasi padang. Maunya makan enak, dikasih tahu tempe dia marah," kata Yana.

"Terus dimintainnya enggak mau sedikit lagi maunya Rp 50.000, dia enggak mau dikasih sedikit," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved