Kasus Rudapaksa

Ruang Kepala Sekolah Jadi Saksi Bisu Siswi Madrasah Ibtidaiyah Dirudapaksa Penjaga Sekolah

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para siswa. Namun, Melati menjadi korban pemerkosaan penjaga sekolah.

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Ilustrasi, Ruang Kepala Sekolah Jadi Saksi Bisu Siswi Madrasah Ibtidaiyah Dirudapaksa Penjaga Sekolah. 

Laporan Wartawan TribunBekasi.com, Muhammad Azzam


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG - Malang nian nasib sebut saja Melati, siswi kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di kawasan Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Masa depannya hancur lantaran kelakuan bejat penjaga sekolah.

Melati menjadi korban pemerkosaaan Asep alias Ojos (46).

Bahkan, Asep tercatat sudah 10 kali memerkosa Melati.

Baca juga: Polisi Ringkus Zulfadli, Pemerkosaan Adik Angkat di Pademangan, Selama Ini Sembunyi di Pasar Minggu

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy,  menjelaskan, Asep melakukan tindakan asusila tersebut di lingkungan sekolah.

Melati diperkosa sebanyak 10 kali dalam waktu satu tahun. Artinya Melati mengalami tindakan kekerasan seksual dari kelas 4 hingga kelas 5.

Asep mengawali aksi bejadnya itu saat sekolah dalam keadaan sepi. Asep kemudian mendatangi Melati.

Sang penjaga sekolah itu mengancam Melati bila tak menuruti permintaannya. Melati akan dipukul.

Baca juga: Dalami Kasus Percobaan Pemerkosaan Ibu Kost, Polresta Bogor Kota Periksa Sejumlah Saksi

Lantaran takut akhirnya Melati tak berdaya untuk menuruti permintaan Asep.

Asep lalu membawa Melati ke ruangan kepala sekolah. Di ruangan itulah Asep menyetubuhi Melati.

"Pelaku mengancam korban akan dipukul terlebih jika melaporkan yang dilakukan pelaku dan pelaku mencabuli korban di ruang kepala sekolah," kata AKP Arief, Jumat (22/9/2023).

Korban Bullying dan Pindah Sekolah

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak (P2KPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang, Hesti Rahayu, menjelaskan, Melati merupakan korban bullying teman-temannya di sekolah sebelumnya.

Kala itu, Melati bersekolah di SD negeri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved