Depok Hari Ini
Turunkan Angka Pengangguran, Ini Upaya Dinas Tenaga Kerja Kota Depok
Rencananya, Dinas Tenaga Kerja Kota Depok akan membuka pelatihan produk-produk kreatif multigungsi.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Dinas Tenaga Kerja Kota Depok terus berupaya menekan angka pengangguran di wilayah ini.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Sidik Mulyono, di Depok pada Kamis (14/9/2023).
"Kita terus berupaya menurunkan angka pengangguran di Kota Depok dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan pelatihan kerja," kata Sidik.
Dia menjelaskan pelatihan kerja berbasis kompetensi digelar Pemkot Depok setiap tahun.
"Kita menggelar dua kali jadwal pelatihan kerja. Gelombang pertama dilaksanakan semester pertama (Januari-Juni), gelombang kedua pada semester kedua (Juli-Desember) 2023. Total peserta ada 200 orang," ungkapnya.
Baca juga: Disdik Kota Depok Sosialisakan Standarisasi Sekolah Ramah Anak Tingkat SD
Untuk tahun 2023 ini, lanjut Sidik, pelatihan kerja ini sudah ditutup pada 10 September lalu.
"Kita punya 20 bidang pelatihan, mulai dari las listrik industri, pengoperasian mesin bubut, servis sepeda motor injeksi, menjahit, servis elektronik, servis AC, multimedia, cukur rambut hingga barista," paparnya.
Rencananya, Dinas Tenaga Kerja akan membuka pelatihan produk-produk kreatif multigungsi.
"Kedepannya kita ingin membuat pelatihan produk kreatif multifungsi. Misalnya, membuat rak buku yang bisa digunakan rak meja. Ada pelatihan pertukangan membuat perlengkapan rumah minimalis," tutur Sidik.
Sidik mengaku cukup banyak peserta yang mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti pelatihan.
Baca juga: Polemik Sumbangan di SMK Negeri 1 Depok, Komisi D DPRD Depok Minta Besaran Nominal Tidak Ditentukan
"Untuk pelatihan servis kendaraan roda dua, alhamdulilah sudah direkrut oleh mitra kita seperti Bintang Motor, AHASS, Planet Ban. Bahkan dari 20 peserta yang ikut pelatihan, 15 orang langsung direkrut. Lima orang diantaranya diterima di dua perusahaan," imbuhnya.
Meskipun kurang begitu besar dampaknya mengurangi angka pengangguran, namun program pelatihan ini cukup membantu para peserta bersaing di dunia kerja.
"Kita dorong para peserta menekuni wirausaha agar bisa memberikan multiplier effect. Kalau 200 orang ini bisa membuka usaha sendiri maka akan membuka lapangan pekerjaan," beber Sidik.
Untuk membantu mengatasi masalah pembiayaan, Dinas Tenaga Kerja menjalin kerja sama dengan perbankan dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Tenaga-Kerja-Kota-Depok-Sidik-Mulyono.jpg)