Prestasi UI
Mahasiswa FTUI Goyang Malaysia, Pakai Sepatu Sport Raih Predikat Best Presenter 2023
Mahasiswa Program Doktor Departemen Teknik Kimia FTUI harumkan Indonesia. Raih Predikat Best Presenter 2023.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Mahasiswa Program Doktor Departemen Teknik Kimia (DTK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Indonesia (UI), Darmawan Ahmad Mukharror membuat kejutan di Malaysia.
Darmawan yang mewakili Indonesia mengharumkan Merah Putih.
Dia meraih penghargaan Best Presenter dalam ajang Konferensi Internasional Loss Prevention Asia 2023.
Dalam kesempatan itu, Darmawan tampil elegan. Dia mengenakan setelan jas berwarna abu-abu dan sepatu sport.
Baca juga: UI Hadir di World Education Expo 2023 di Denpasar, Bali, Sabtu Besok, Ini Penjelasan Amelita Lusia
Kegiatan tersebut diadakan Center for Advanced Process Safety (CAPS) Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia, bersama PETRONAS Technical Delivery Excellence.
Acara ini berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre pada 21-22 Agustus 2023.
Darmawan mampu mengalahkan peserta dari berbagai negara lainnya setelah mempresentasikan makalah berjudul "Analysis of Hydrocarbon Gas Buried Onshore Pipeline Accidents in Indonesia as the Databases for Failure Frequency Evaluation in a Quantitative Risk Assessment."
Baca juga: Heboh Hipertensi Tertinggi di Karimunjawa Gegara Konsumsi Natrium dari Hewan Laut, UI Turun Tangan
Ia memperesentasikan hasil riset yang telah dilakukan bersama dengan guru besar Departemen Teknik Kimia yang saat ini menjabat sebagai Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.
"Meraih gelar best presenter adalah suatu kebanggaan, bukan hanya karena saya mewakili
UI, tetapi juga karena mewakili Indonesia secara keseluruhan. Dari 35 presenter dalam kategori Process Safety, hanya 7-8 orang yang berasal dari Indonesia, sedangkan sisanya berasal dari berbagai negara lainnya.
Saya berharap bahwa prestasi sebagai best presenter ini dapat menjadi motivasi bagi para peneliti muda UI untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, minimal dengan berpartisipasi dalam seminar atau konferensi ilmiah tingkat internasional lainnya," ujar Darmawan.
Makalah yang disampaikan oleh Darmawan merupakan sebagian kecil dari disertasinya pada Program Doktor FTUI.
Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa makalah ini adalah salah satu upaya ilmiah pertama yang mencakup pengumpulan data dan analisis data terkait kecelakaan pipeline di Indonesia.
Risetnya memiliki nilai penting, karena dalam analisis risiko kuantitatif untuk pipa minyak dan gas, data-data yang digunakan selama ini berasal dari luar negeri, yang menghasilkan tingkat ketidakpastian dalam hasil analisis risiko bila digunakan di Indonesia.
Baca juga: Mahasiswa S2 Diminta Manfaatkan Fasilitas di UI, Perpustakaan Jadi Pelanggan Terbesar di Indonesia
Makalah Darmawan ini menjadi jembatan yang mengurangi ketidakpastian dalam analisis risiko kuantitatif untuk pipeline.
Prof. Heri Hermansyah, pembimbing riset Darmawan, menekankan bahwa riset analisis risiko kuantitatif untuk pipeline yang dihasilkan oleh mahasiswa ini mencerminkan bukan hanya kualitas akademik yang tinggi, tetapi juga dedikasi dalam menjalani proses penelitian yang serius dan komprehensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mahasiswa-FTUI-Goyang-Malaysia.jpg)