Minggu, 26 April 2026

Penangkapan Teroris

Suami Ditangkap Densus 88, Warga Penasaran Istri Tersangka Teroris Bekasi Senyum-senyum

Densus 88 Antiteror menangkap DE yang tinggal di Perumahan Anggrek Harapan RT07/RW27, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Editor: dodi hasanuddin
Kompas.com
Suami Ditangkap Densus 88, Warga Penasaran Istri Tersangka Teroris Bekasi Senyum-senyum 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI - Perumahan Anggrek Harapan RT07/RW27, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi geger.

Sebab, Densus 88 Antiteror Polri menangkap DE alias Danan alias Abu Nibras.

DE yang merupakan karyawan PT KAI ditangkap lantaran pendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Sejumlah warga setempat tak menyangka bila DE merupakan teroris. Sebab, dia tak mencirikan sebagai teroris sebagaimana yang sering diberitakan di media massa.

Baca juga: Karyawan BUMN Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Aktif Lakukan Propaganda di Facebook

Mereka terlihat mencaritahu keterkaitan sang istri dengan suaminya.

"Biasa saja penampilannya. Jenggotnya gak panjang, jadi warga tak menyangka DE merupakan teroris," kata salah seorang warga.

Atas kegaduhan dan ketakpercayaan warga atas keberadaan teroris di wilayahnya, mertua DE pun menyampaikan permintaan maaf kepada warga perumahan.

Sang mertua meminta maaf, karena tinggal bersama dengan menantu dan anaknya, serta kedua cucunya.

"Kami datang ke rumah DE pada Senin (14/8/2023) malam. Mertua DE meminta maaf kepada warga, sedangkan istrinya tidak. Istrinya gak ada omongan cuma senyum-senyum saja. Kalau ditanya dijawab," tutur Septa (41) warga setempat, Selasa (15/8/2023).

Dikatakan Septa, ia juga sempat menanyakan ke sang istri tentang aktivitasnya setelah suaminya ditangkap Densus 88.

Baca juga: Aksi Perundungan Terjadi di Depok, Pihak Sekolah Bungkam

Saat itu Istri DE menjawabnya dengan singkat. Dia menyampaikan tak ke luar rumah, karena tidak ada kepentingan.

'Saya juga mau ngapain (di luar)," kata Septa menirukan perkataan istri DE.

Septa menyatakan istri DE jarang bersosialiasi selama enam bulan mengontrak. Dia keluar rumah bila ada keperluan. Salah satunya membeli kebutuhan anak. 

Istri DE hanya sesekali keluar rumah untuk membeli kebutuhan anaknya. Sebab itu, ia tidak mengetahui keterkaitan sang istri dengan kegiatan suaminya sebagai teroris.

Diberitakan sebelumnya DE ditangkap tak jauh dari rumahnya di Jalan Raya Bulak Sentul, RT07/RW027, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Senin siang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved