Berita Jakarta
Suka Sejarah? Saatnya Jadi Saksi Musikal Ken Dedes dan Dapatkan Experiences ala Broadway
Ken Dedes seorang Queen, saksi musikal Ken Dedes dan dapatkan experiences ala broadway di Ciputra Artpreneur pada September 2023.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Belum lagi musik dan lagu sekelas orchestra kelas dunia, berikut tata panggung dan lighting yang membuat 4,000 lebih penonton terpukau.
Uniknya, meski berangkat dari sejarah klasik, eksekusi di atas panggung penuh dengan kejutan.
Salah satu yang menarik, dialog ringan-kekinian yang digunakan para pemain selama pentas, terasa relate dengan penonton muda.
Anda yang belum sempat melihat pagelaran tersebut pasti penasaran. Tapi jangan khawatir.
Kurang dari lima bulan, Ken Dedes akan kembali dipentaskan di tempat yang sama, 16-17 September dan 23-24 September 2023 mendatang.
Disampaikan Rina Ciputra Sastrawijaya, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur, pihaknya mendapatkan banyak permintaan dari penikmat seni agar Musikal Ken Dedes kembali dipentaskan.
Dengan kata lain, pentas Musikal edisi pertama Maret 2023 lalu sukses menyita perhatian penonton.
“Tentu kami bangga ya, ini menunjukkan bahwasannya masyarakat menerima kisah sejarah kalsik yang disuguhkan dengan warna baru, plus teknologi terkini," ujar Rina.
"Terlebih banyak Milenial dan Gen-Z yang menonton saat itu, ini menunjukkan bahwa generasi muda kita juga tertarik dengan sejarah bangsa. Tentu dengan pendekatan dan eksekusi yang relate dengan mereka," paparnya.
Drama Musikal Ken Dedes merupakan mahakarya sutradara Almarhum Rusdy Rukmarata yang berpulang pada 19 April 2023.
Selain men-direct pagelaran, Rusdy juga menampilkan koreografi menakjubkan.
Sementara latar artistik panggung yang modern dan megah digarap Iskandar Loedin. Untuk musik digarap secara apik dan live oleh Oni Krisnerwinto.
Baca juga: Penyanyi, Pemain Film, Pemusik Hingga Pelawak Masih Akan Ikut Ramaikan Pemilu 2024
Kejutan lainnya, skenario Musikal Ken Dedes ditulis oleh Titien Wattimena—penulis naskah peraih Piala Citra—yang tentu saja tidak perlu diragukan.
Bumbu menarik dari pagelaran ini, sosok Ken Umang (istri pertama Ken Arok) akan mendapatkan spotlight cukup besar, berbeda dengan cerita di buku yang sering kali meng-ignone peran Ken Umang.
Di balik panggung, ada cerita unik juga, sebagaimana disampaikan Aiko Senosoenoto, Direktur Utama EKI Dance Company, bahwa pertunjukan pertama EKI tahun 1996 juga mementaskan Ken Dedes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Drama-Musikal-Ken-Dedes.jpg)