Selasa, 7 April 2026

Berita Jakarta

Suka Sejarah? Saatnya Jadi Saksi Musikal Ken Dedes dan Dapatkan Experiences ala Broadway

Ken Dedes seorang Queen, saksi musikal Ken Dedes dan dapatkan experiences ala broadway di Ciputra Artpreneur pada September 2023.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
Suka Sejarah? Saatnya Jadi Saksi Musikal Ken Dedes dan Dapatkan Experiences ala Broadway 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Ken Dedes. Wanita sejuta cerita. Itulah memori yang hinggap di kepala kita, ketika mendengar namanya.

Putri Mpu Purwa itu melampaui identitas gender, budaya, dan zaman.

Ken Dedes seorang Queen, tapi bukan sembarang ratu. Kecantikannya memicu munculnya intrik, konflik, pengkhianatan, juga politisasi.

Baca juga: 32 Karya Seni di Pamerkan di Balai Kota Bogor, Wujud Seniman Di Kota Hujan Masih Eksis

Sebagaimana termaktub dalam Pararaton, cerita Ken Dedes bermula saat ia remaja, lalu diculik dan dinikahi secara paksa oleh penguasa (Akuwu) Tumapel, Tunggul Ametung.

Oleh karena tak ada cinta, Ken Dedes “bermain mata” dengan pengawal suaminya, Ken Arok, yang awalnya seorang berandalan.

Sejarah berlanjut dengan Kerajaan Kediri, yang menjadi pintu masuk naiknya Ken Dedes sebagai ratu Singosari.

Sebagaimana kita ketahui, Singosari merupakan cikal-bakal munculnya  Mahapahit.

Ringkasnya, power struggle penuh drama di lingkungan elit saling berkelindan dengan asmara, rmomansa dan perselingkuhan.

Rasa-rasanya seperti cerita kita hari ini, politik yang penuh kegaduhan.

Seakan ingin menghidupkan Ken Dedes di era modern, Ciputra Artpreneur dan EKI Dance Company pada 19 Maret 2023 lalu mengangkat legenda itu dalam bentuk Drama Musikal.

Hasilnya jauh melampaui ekspektasi. Pecah! Musikal Ken Dedes sukses menggamit peminat seni, dari tua hingga muda.

Mereka anteng tak beranjak dari Ciputra Artpreneur—salah satu panggung musikal kolosal terbaik di Jakarta—untuk menyaksikan “kisah baru” Ken Dedes dalam balutan ala Broadway plus sentuhan nuansa modern Nusantara.

Kesuksesan pagelaran Ken Dedes menunjukkan bagaimana seniman-seniman kita mampu mengemas traditional art ke level yang lebih tinggi dengan hype tak kalah dari seniman kelas dunia.

Relate dengan Gen-Z

Pada show Musikal Maret lalu, koreografi tidak sekedar menjadi “menu pendamping”, melainkan spot penting dari pertunjukan secara keseluruhan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved