Rabu, 6 Mei 2026

Sindikat Jual Beli Ginjal

Profil Kombes Hengki Haryadi yang Bongkar Sindikat Jual Beli Ginjal, Pernah Tangkap Hercules

Bongkar sindikat jual beli ginjal dan pernah tangkap Hercules. Inilah profil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Tayang:
Editor: dodi hasanuddin
Wartakotalive.com
Profil Kombes Hengki Haryadi yang Bongkar Sindikat Jual Beli Ginjal, Pernah Tangkap Hercules 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Profil Kombes Hengki Haryadi yang bongkar sindikat jual beli ginjal, pernah tangkap Hercules.

Sindikat jual beli ganja internasional berhasil dibongkar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Sebanyak 12 tersangka ditangkap. Dari 12 tersangka itu, 10 merupakan bagian dari sindikiat jual beli organ ginjal manusia.

Baca juga: Sindikat Jual Beli Ginjal Sasar Warga yang Kesulitan Ekonomi, Ada Pedagang dan Guru Privat

Keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja keras jajaran Polda Metro Jaya terutama Reserse Kriminal Umum.

Siapakah sebenarnya Kombes Hengki Haryadi?

Hengki dikenal sebagai perwira di Kepolisian RI yang anti terhadap aksi premanisme. Sebab itu, pada tahun 2013, dia menangkap preman ternama Hercules.

Hercule ditangkap bersama 49 anak buahnya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Kala itu, Hengki menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Lalu, pada tahun 2017, Hengki yang menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat kembali memasukan Hercules ke dalam jeruji besi atas kasus pemerasan dan pendudukan lahan di Kalideres.

Tak hanya itu, Hengki juga mampu mengungkap kasus pembunuhan serial yang dilakukan Wowon CS.

Wowon yang mengaku dukun penggandaan uang membunuh sembilan orang. 

Dikutip dari Tribunnews.com, Hengki merupakan putra Palembang, Sumatera Selatan. Dia lahir pada 16 Oktober 1974.

Bapaknya bernama R. Tjoek Soekotjo dan ibunya, Sri Murtini.

Hengki sekolah SD di SD Xaverius Metro. SMP nya di SMPN 1 Metro. Kemudian Hengki melanjutkan ke SMA Taruna Nusantara asal Lampung. Lulus pada tahun 1993. Dia ternyata salah satu Purna Paskibraka Indonesia (PPI) tahun 1991 atau Polisi Berprestasi.

Baca juga: Kasus Jual Beli Ginjal ke Kamboja, Ada Dua Basecamp dan Tiga Lapis Peran Tersangka

Selanjutnya diterima di Akademi Kepolisian pada tahun 1993 dan lulus di tahun 1996.

Lulus Akpol, Hengki mengawali kariernya sebagai Pamapta Polres Dili. Tujuh tahun kemudian menjabat Kasat Lantas Polres Garut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved