Polisi Gelar Operasi Lintas Jaya, Puluhan Pengendara Sepeda Motor Panik Putar Balik
Beberapa pengendara tersebut nampak berputar balik, dan melawan arah untuk menghindari operasi yang dilakukan aparat gabungan Dishub, TNI, dan Polri.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PONDOK KOPI - Lebih kurang puluhan pengendara sepeda motor panik ketika mengetahui adanya Operasi Lintas Jaya saat melintas di Jalan RS Soekanto Pondok Kopi, kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (11/7/2023).
Beberapa pengendara tersebut nampak berputar balik, dan melawan arah untuk menghindari operasi yang dilakukan aparat gabungan Dishub, TNI, dan Polri.
Terdapat juga pengendara yang tengah membawa ember berisikan perkakas terjatuh saat memaksakan diri berputar balik untuk menghindarkan operasi petugas.
Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2023, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Petugas Pasang Plang Razia Kendaraan Bermotor
Sebagai informasi, menurut Anggota Satlantas Jakarta Timur, IPDA Sarwono, operasi gabungan tersebut terfokus terhadap tiga pelanggaran.
Usai diketahui pengendara yang melanggar, akan diberikan sanksi serta tindakan yang sesuai aturan.
“Yang kita tegur pertama adalah pelanggaran kasat mata, unuk angkutan umum yang KIR nya mati kita stop operasi, lanjut kekurangan lainnya kita lakukan secara humanis peneguran maupun penindakan,” kata Sarwono di lokasi, Selasa (11/7).
Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2023 Digelar 10-23 Juli, Ini Sejumlah Pelanggaran Lalu Lintas yang Bakal Dipantau
Sementara, menurut Pengawas Sudinhub Timur, Nurul Anwar menjelaskan, operasi ini akan dilakukan secara mobile dan rutin.
Terkait lokasi, untuk per satu hari akan dilakukan di dua titik tempat berbeda.
“Pindah - pindah titiknya, kami mobile ga netap, di sini 30 menit tapi pindah - pindah dalam sehari minimal 2 titik,” jelas Anwar.
Baca juga: Gelar 14 Hari Operasi Patuh Jaya, Ditlantas Polda Metro Tindak 38.738 Pengendara
Hingga akhir operasi berjalan, total 22 penindakan diberikan petugas terhadap pengendara.
“Hari ini ada pengandangan tujuh mobil semua, itu yang KIR habis masa berlaku, kalau motor sementara saat ini ada 15 tanpa sim, kebanyakan sekarang itu terutama remaja sama orangtua tidak pakai keselamatan, belum waktunya punya SIM tapi dikasi motor, itu kita berikan tindakan penilangan,” pungkasnya.(M37)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.