Rabu, 13 Mei 2026

Berita Jakarta

Lomba Kampung Bersih Diharap dapat Mengurangi Sampah Hingga Ratusan Ton

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar mengatakan konsep lomba Kampung Bersih dipertahankan, dapat mengurangi debit sampah di Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Rendy Rutama Putra
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar tengah melakukan peninjauan kampung bersih di Rw 09 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Rabu (10/5/2023). 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DUREN SAWIT - Dinilai bisa menjadi solusi membantu menjaga kebersihan Provinsi DKI Jakarta, Lomba Kampung bersih diharap Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur tetap rutin digelar.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, apabila konsistensi terkait konsep lomba Kampung Bersih dipertahankan, dapat mengurangi debit sampah di Jakarta Timur hingga ratusan ton.

Perlu juga dipahami, konsistensi tersebut pun diharap terjadi apabila diterapkan kepada total 711 Rw yang terdapat di wilayah Jakarta Timur.

"Tentunya kalau semuanya Rw yang ada di walikota Jakarta Timur ada seperti ini (Menerapkan konsep kampung bersih) mudah-mudahan sampah kita yang satu hari 1.600 ton bisa berkurang sampai 800 atau 700 ton," kata Anwar saat ditemui Warta Kota di Rw 09 Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (10/5/2023).

Konsep yang dimaksud dikatakan Anwar serupa antara lain menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah menggunakan Bank Sampah, merawat drainase, juga sumur resapan.

Baca juga: Warta Kota Gelar Lomba Kampung Bersih 2023 Antar Kecamatan, Ini Bocoran Kriteria Penilaiannya

Selain bertujuan mengurangi debit sampah, konsep tersebut juga terbilang efektif untuk suatu lingkungan menghadapi kasus peningkatan stunting, juga pandemi serupa Covid 19 beberapa waktu lalu.

"Rw 9 ini termasuk kampung tangguh Jaya, yang baru dinobatkan juara di Polda metro Jaya karena bisa mengendalikan pada saat covid sedang tinggi-tingginya dengan membuat satu kawasan di area ini kawasan mengedukasi warganya supaya warga punya aktivitas," ucap Anwar

"Harapan saya sebagai walikota, hal seperti ini bisa terus ditularkan ke teman-teman lain, ada ternak lele, budidaya maggot, bank sampah, dan sebagainya, karena terbukti menghasilkan," tambahnya.

Senada disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Nuke Dasri P yang mengatakan, perlombaan yang diadakan harian Warta Kota bekerjasama Pemkot Jakarta Timur itu bisa menjadi solusi menjaga kebersihan lingkungan, khsusnya DKI Jakarta.

Baca juga: Pemkot Jaktim dan Warta Kota Gelar Lomba Kampung Bersih, Wali Kota: Upaya Bangun Budaya Kebersihan 

Walaupun lomba tersebut hanya mencangkup ruang lingkup Jakarta Timur, Nuke berharap wilayah lainnya pun kedepannya bisa diikutsertakan.

"Harus bersih, sehingga apa yang diinginkan kawasan di semua 267 kelurahan DKI Jakarta bisa bersih, sehat, nyaman dan happy tinggal di DKI Jakarta," kata Nuke saat ditemui Warta Kota, di Ruang Publik Terpadu Rumah Anak (RPTRA), Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (10/5).

Kini, peran lurah serta camat di lokasi sekitar pun diharap bisa lebih intens memperhatikan hal tersebut.

Sebab, dengan adanya peran koordinasi lurah serta camat, arahan serta langkah yang diambil Rw maupun warga pun bisa terkoridor dengan baik.

"Harapannya dengan adanya kegiatan lomba Kampung bersih ini pak camat bisa meneruskan kegiatan ini, walaupun tidak ada lomba tingkat kelurahan, namun bisa membuat Kecamatan Duren Sawit yang terdapat tujuh Kelurahan bisa bersih merata," imbuhnya.

Penyampaian solusi itu pun berdasarkan penilaian secara nyata dari hasil pengerjaan positif oleh setiap warga yang mengikuti lomba Kampung Bersih.

Jadi, tidak hanya sekedar penyampaian slogan Kampung bersih belaka, melainkan kinerja pun juga dilakukan.

"Tadi masuk dari depan itu tidak ada sampah plastik, dari depan masuk kampung ini sudah hijau-hijau sudah ada walaupun harapan saya bisa lebih jauh lagi," imbuhnya.

"Bersih kelihatan lingkungannya, memang ya gotong royong masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan yang asri bersih emang benar ada," tambahnya.

Akhir penjelasannya, Nuke berharap kegiatan ini bisa membantu merubah pola pikir seseorang atau mindset menjadi lebih baik dari aspek menjaga kebersihan.

"Adanya edukasi bagaimana kita mengelola sampah, jadinya sampah dari hal yang kita selalu buang sekarang menjadi menghasilkan, mari kita memilah sampah dan itu bisa menjadi nilai ekonomis," pungkasnya.

Senada disampaikan Ketua Rw 01 Kelurahan Pondok Bambu, Edy Suwito, dengan kegiatan ini, bisa menjadikan tolak ukur bagi warga, sudah sejauh mana menanggapi kebersihan lingkungan.

Berimbas dengan lahirnya pemikiran, menjaga kebersihan tidak hanya sebagai hal kecil saja, melainkan berdampak bagi segi cangkupan ruang lingkup lebih luas.

"Bisa menjadikan pacuan buat warga untuk dapat memperhatikan lingkungan secara lebih serius, karena dinilai juga dari dinas yang relevan," jelas Edy.

Sebagai informasi, berkaitan dengan Warta Kota terbit perdana pada 3 Mei 1999, menandai ulang tahun yang ke-24, 3 Mei 2023 mendatang, Warta Kota akan menggelar kegiatan yang dipusatkan di wilayah kota administrasi Jakarta Timur

Satu kegiatan yang digagas adalah lomba Kampung Bersih antar RW di 10 kecamatan di Jakarta Timur

Saat ini, Rabu (10/5), perlombaan tersebut sudah ditahap penilaian dari jajaran juri yang berasal dari Dinas Relevan, antara lain seperti KPKP, hingga Administrasi Lingkungan Hidup.

Namun, baru dua Rw saja yang dilakukan penilaian, yakni Rw 01 Kelurahan Pondok Bambu, dan Rw 09 Kelurahan Penggilingan.

Sedangkan Rw lainnya, dilanjutkan hari berikutnya, hingga empat atau lima hari kedepan. M37

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved