Selasa, 14 April 2026

Kriminalitas

Geng Motor Sadis Beraksi Setelah Lebaran Idul Fitri 2023, Bacok Dua Pemuda Hingga Tewas

Komplotan geng motor yang berboncengan itu menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

|
Penulis: Miftahul Munir | Editor: murtopo
istimewa
Kompotan geng motor beraksi di Jalan Tomang Raya Kelurahan Jatipulo, Palmerah Jakarta Barat pada Kamis (27/4/2023) dini hari dan mengeroyok tiga pemuda, dua diantaranya meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PALMERAH - Kompotan geng motor beraksi di Jalan Tomang Raya Kelurahan Jatipulo, Palmerah Jakarta Barat pada Kamis (27/4/2023) dini hari. 

Mereka membantai tiga orang pengendara sepeda motor bernama Azriel Gusti Pasha (19), M Syamil Gusrian (21), dan Rifki Abimanyu dengan menggunakan senata tajam, dua diantaranya meninggal dunia. 

Korban saat itu mengarah pulang mengendarai sepeda motor bonceng tiga dari kawasan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari menuju Palmerah, Jakarta Barat dikejar para pelaku berjumlah sembilan sepeda motor. 

Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim membenarkan peristiwa pembacokan terhadap korban di lokasi tersebut.

Baca juga: Geng Motor Bikin Onar, Arahkan Petasan ke Warga di Tebet, Dua Remaja Diamankan Polisi

"Benar, saat ini kami sedang menyelidikinya," ujarnya saat dikonfirmasi.

Para pelaku yang berboncengan itu menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Korban Syamil, Gusti dan Rifki terjatuh dari sepeda motornya hingga diserang menggunakan senjata tajam.

Rifki Abimanyu rekan korban saat itu berhasil melarikan diri dari kejaran para pelaku yang memberingas melukai kedua temannya.

Baca juga: Polisi Tembak Anggota Geng Motor Sadis di Karawang yang Setrum hingga Bacok Korbannya

"Korban Syamil luka bacokan di bagian badan belakang serta dada sebelah kanan dengan luka terbuka, dan Gusti tangan kiri dan kepala," terangnya.

Meski kedua korban dilarikan ke RS Tarakan, tapi nyawanya tidak bisa ditolong oleh dokter.

Keduanya dinyatakan meninggal dunia dan aparat kepolisian sedang menyelidiki para pelaku pengeroyokan.

"Jadi korban ini boncengan tiga, satu berhasil kabur selamat dari kejaran pelaku, korban sudah diautopsi di RSCM setelah dinyatakan meninggal di RS Tarakan," ungkapnya.(m26)

 

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved