Minggu, 17 Mei 2026

Penyebab Hard Rock Cafe Tutup dan Cerita Haru Karyawan Selama Bekerja, Mengaku Jadi Temannya Raja

Penutupan tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh Pengelola Hard Rock Cafe lewat keterangannya di instagram @hrcworldwide, Kamis (2/3/2023) lalu

Tayang:
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Hard Rock Cafe Jakarta, berlokasi di Pasific Place Mall, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akan tutup 31 Maret 2023 mendatang. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBAYORAN BARU - Hard Rock Cafe Jakarta yang berlokasi di Pacific Place Mall, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi ditutup pada 31 Maret 2023 mendatang. 

Merebaknya kabar tersebut sempat mengagetkan publik. Pasalnya, merek dagang internasional yang hadir di Indonesia sejak tahun 1992 itu tak hanya menjadi kafe andalan kaula muda, tetapi juga dinikmati berbagai kalangan usia.
Penutupan tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh Pengelola Hard Rock Cafe lewat keterangannya di instagram @hrcworldwide, Kamis (2/3/2023) lalu.
"Hard Rock Cafe Jakarta secara resmi akan menutup pintunya secara permanen pada Jumat 31 Maret 2023," tulis pihak Hard Rock Cafe.
Menurutnya, habisnya masa sewa dan biaya perpanjangan sewa yang tinggi, menjadi alasan mengapa pemilik waralaba menutup cafe tersebut.
"Menurut sumber kami, sewa 10 tahun sudah habis dan persyaratan dan jumlah sewa baru terlalu tinggi. Meskipun Pemilik Waralaba tidak mau tutup, secara finansial mereka tidak punya pilihan, jadi sayangnya keputusan itu dibuat untuk ditutup, sesederhana itu," sambung dia dalam keterangannya.
Kendati begitu, pihaknya berharap bahwa Hard Rock Cafe Jakarta bisa direkolasi kemudian, dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
Di akhir kalimatnya, pihak Hard Rock Cafe juga menulis kalimat menyentuh berupa apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh karyawan serta konsumen yang merasa terpukul dengan kabar penutupan tersebut.
"Kami ingin mengirimkan cinta dan dukungan kami kepada seluruh staf yang sayangnya adalah orang-orang yang paling terluka oleh penutupan ini. Dan ingin mereka mengingat bahwa untuk setiap pintu yang menutup, pintu baru akan terbuka dan kesempatan akan muncul, tetap kuat," tulis pihak Hard Rock Cafe menggunakan bahasa Inggris. 
Sementara itu, Warta Kota Network berkesempatan berbincang dengan Boby, salah satu karyawan Hard Rock Cafe Jakarta yang sudah bertahun-tahun bekerja di tempat ikonik itu. 
Boby mengungkap, hal yang paling tak bisa dilupakan dari Hard Rock Cafe adalah kehangatan ia kala bercengkrama dengan para tamu yang datang.
"Kalau live musik, di mana aja bisa dapat. Tapi kalau kami treat (memperlakukan) tamu kayak teman dan tamu itu akan datang lagi karena nyari temanya di sini, itu yang dicari," ujar Boby saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/3/2023).
"Jadi kalau makanan, minuman, live musik semua tempat punya, tapi attitude di sini yang lain. Kami di sini dididik enggak jadi babu, tapi jadi teman," ungkap dia. 
Sehingga, lanjut Boby, akan ditutupnya kafe berkonsep state of the art dengan koleksi memorabilia itu, akan dikenangnya selalu sebagai tempat yang penuh kehangatan.
"Prinsip kami, tamu adalah raja. Kami temannya raja," jelas dia.
Kendati begitu, Boby tak mengungkap lebih jauh alasan ditutupnya kafe tersebut. Sebab menurutnya, semua keputusan berada di tangan pimpinannya. 
"Kalau Hard Rock sendiri harusnya direlokasi, tapi kami belum dapat tempatnya, jadi ditutup setahun. Karena butuh dana dan tempat dulu. Itu urusan Yang Maha Kuasa, tapi kalau kebijakan itu gimana pimpinan di Indonesia," ungkap Boby. 
Untuk informasi, Hard Rock Cafe merupakam merk dagang internasional bernuansa rock yang terletak di pusat kota Jakarta.
Kafe tersebut pertama kali beroperasi pada 1992 lalu dan bertempat di Sarinah, Jakarta Pusat. Kemudian setelah 10 tahun, Hard Rock Cafe Jakarta pindah ke pusat perbelanjaan eX Plaza Indonesia selama lebih dari delapan tahun.
Barulah pada 2013, Hard Rock Cafe dipindahkan ke daerah Jakarta Selatan, tepatnya di pusat perbelanjaan Pacific Place.
Kafe tersebut lantas menjadi kafe Hard Rock kedua di Indonesia, selain lokasi di Bali.
Ruangan seluas 657 meter pesegi yang didominasi warna biru tua tersebut, mencerminkan nuansa Indonesia dari sisi neo interiornya. 
Selain itu, interior dalamnya banyak memajang pigura dengan fitur state of the art yang juga santer dengan nuansa rock.
Pasalnya, sejumlah hiasan berupa benda-benda milik musisi legendaris dan kontemporer dari seluruh dunia terpajang cantik di dinding kafe tersebut.
Di antaranya seperti The Orange Flame Guitar yang dimainkan oleh Santana, Black Warlock Guitar milik KISS, Ludwig Drum Kit milik Joey Kramer, serta bermacam aksesoris yang dikenakan oleh musisi Fergie dan Will.I.Am dari Black Eyed Peas, serta kostum yang dikenakan oleh Slash.
Tak sampai di situ, Hard Rock Cafe Jakarta juga dilengkapi dengan toko cinderamata Rock Shop yang menyediakan aneka cinderamata bertema Hard Rock serta inspirasi gaya Rock n Roll. (m40)
Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved