Berita Video

VIDEO : Pedagang Ragunan Ketiban Rejeki Demam Lato-Lato

Aprilia berharap, mainan lato-lato yang dijualnya tetap laku, sehingga bisa membantu perekonomian keluarganya.

Editor: Alex Suban

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PASAR MINGGU - Mainan lato-lato memang sedang viral belakangan ini, dari usia anak-anak hingga dewasa ikut memainkan mainan jadul satu ini.

Seiring viralnya mainan lato-lato, ternyata merubah perekonomian para pedagang mainan.

Seperti cerita Aprilia (16) misalnya, seorang pedagang mainan lato-lato di Taman Margasatwa Ragunan itu mengaku pendapatannya meningkat pesat setelah viralnya mainan jadul tersebut.

Simak Video Berikut :


Seorang siswa kelas satu SMK 63 Jakarta mengaku sudah berjualan lato-lato sejak bulan Desember.

Meski sebelumnya ia juga turut menjual beragam mainan di Taman Margasatwa Ragunan.

"Jualan lato-lato belum lama, mulai awal Desember, alhamdulillah pendapatannya jauh dari sebelumnya," katanya kepada wartakotalive.com, Minggu (1/1/2022).

Genap sebulan ia berjualan mainan lato-lato. Ia mengaku pendapatan harian dari berjualan lato-lato berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.

Jika pada hari libur seperti natal dan tahun baru kata Aprilia, ia bisa membawa pulang keuntungan bersih sebesar Rp 1.3 juta.

"Hari-hari biasa paling Rp 500 ribuan dari penjualan lato-lato aja," ujar Aprilia.

Pada saat hari pertamaPadahal lanjut Aprilia, sebelum berjualan lato-lato pendapatan bersihnya hanya sebesar Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu saja libur tahun baru, Aprlia mengatakan mainan lato-latonya sudah terjual sebanyak 50 buah.

Baca juga: Mainan Latto-Latto Sedang Digandrungi, Pedagang Ngaku Omzet Penjualan Tembus Tiga Lusin Per Hari

Baca juga: Gelar Festival Bulanan, Kampung Labirin di Bogor Pentaskan Angklung, Tari hingga Mainan Lokal

Satu buah aminan lato-lato yang dijualnya, berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu.

Berangkat dari rumahnya di Kebagusa Jakarta Selatan, Aprilia bersama ayah, kakak dan adiknya sudah mangkal di pintu utara Taman Margasatwa Ragunan sejak pukul 06.30 WIB pagi.

"Yang jualan ayah sebenernya, saya bagian yang jualan lato-latonya, kalo ke sini abis pulang sekolah, atau hari weekend, kalo ayah udah dari pagi" kata Aprilia.

Aprilia berharap, mainan lato-lato yang dijualnya tetap laku, sehingga bisa membantu perekonomian keluarganya.

"Semoga lato-latonya tetap laku, banyak yang beli, jadi bisa bantu ekonomi keluarga, bantu buat bayar sekolah juga," ujarnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved