Bom Bandung

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ungkap Identitas Pelaku Peledakan Bom di Polsek Astana Anyar

Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pelaku peledakan bom di Polsek Astana Anyar terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jawa Barat

Penulis: murtopo | Editor: murtopo
Facebook Tribun Jabar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan identitas pria yang meledakkan bom di kantor Polsek Astana Anyar Bandung. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BANDUNG -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan identitas pria yang meledakkan bom di kantor Polsek Astana Anyar Bandung.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah melihat lokasi terjadinya ledakan bom langsung menggelar konferensi pers di depan Polsek Astana Anyar Bandung, Rabu (7/12/2022) siang.

"Tadi pagi terjadi bom bunuh diri yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia dan 11 orang luka-luka, saat ini kami terus melakukan pendalaman terkait proses olah TKP yang sedang berlangsung. Dari olah TKP ini kami akan melakukan proses pencarian terhadap jaringan dari pelaku, ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah melakukan proses identifikasi dan dari hasil pemeriksaan sidik jari, pria yang meledakkan diri di Polsek Astana Anyar identik dengan Agus Sujatno atau yang baisa dikenal dengan Agus Muslim.

Kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Agus terafiliasi dengan  Jamaah Anshorut Tauhid (JAD) Bandung atau JAD Jawa Barat.

"Agus pernah ditangkap dan dipenjara akibat kasus bom Cicendo dan sempat dihukum 4 tahun, dan dibulan September atau Oktober dia bebas. Agus terafiliasi dengan kelompok Jamaah Anshorut Tauhid JAD Bandung atau JAD Jawa Barat," ujar Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Ledakan Bom di Polsek Astana Anyar, 8 Anggota Polisi Luka-luka, Satu di Antaranya Meninggal Dunia

Seorang petugas polisi meninggal akibat bom

Sebelumnya diberitakan ledakan bom di Polsek Astana Anyar Bandung, mengakibatkan 11 orang luka-luka dan seorang polisi meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada wartawan mengatakan Polisi masih melakukan verifikasi data dan penggalian informasi dan pengamanan di lokasi kejadian.

Ibrahim Tompo bahwa saat ini tim Gegana Polri masih melakukan sterilisasi dan pengecekan dari ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung.

"Tim Gegana masih melakukan pengamanan di Polsek Astana Anyar. Polisi masih memeriksa sumber ledakan dan mengecek kerusakan serta korban akibat persitiwa ini, ujar Ibrahim Tompo.

Baca juga: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Pakai Rompi Anti Peluru ke Lokasi Ledakan di Polsek Astana Anyar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan bahwa polisi juga sudah mengidentifikasi pelaku pengeboman dan sedang dilakukan pengembangan oleh petugas untuk mencari tahu identitas dari pelaku.

Lebih lanjut Ibrahim Tompo mengatakan akibat ledakan tersebut dua orang meninggal dunia, satu orang adalah si pelaku peledakan bom dan seorang lainnya adalah anggota kepolisian.

"Ada satu orang yang meninggal dan diidentifikasi sebagai pelaku yang membawa alat peledak tersebut. Serta satu orang anggota juga turut menjadi korban meninggal dunia. Sedangkan korban luka-luka ada tujuh anggota polisi serta seorang warga sipil," ujarnya.

Baca juga: Pria yang Meledakkan Diri di Polsek Astana Anyar Terkapar di Depan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved