Gempa Bumi di Cianjur
Bupati Cianjur Herman Suherman Akui Ada Warga yang Stok Bantuan Bencana Berlebihan
Kata Herman Suherman, warga yang menyetok bantuan bencana membuat bantuan diterima tidak sama rata antara satu kampung lain dengan kampung lainnya.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Banyaknya warga korban bencana gempa Cianjur yang menyetok bantuan membuat bantuan tidak tersebar dengan merata.
Hal itu disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman saat meninjau posko pengungsian gempa Cianjur pada Minggu (27/11/2022)
Kata Herman Suherman, warga yang menyetok bantuan bencana membuat bantuan diterima tidak sama rata antara satu kampung lain dengan kampung lainnya.
Akibatnya, ada warga yang hanya menerima sedikit bantuan dibanding warga lainnya.
“Jadi bukan merata tapi ada warga yg menyetok saya lihat ada yang simpan dan sebagainya tapi ada warga lain yang menerima sedikit. Mereka mengaku sudah terima tapi masih sedikit,” bebernya dikutip video Tribunnews.com.
Meski begitu, Herman memastikan seluruh warganya sudah menerima bantuan bahan pokok minimal untuk persediaan satu minggu ke depan.
Hal itu dipastikannya sendiri dari dapur umum bencana gempa bumi yang ditinjaunya pada Minggu siang.
Baca juga: Gempa Cianjur, 21 Rumah di Kampung Kuta Mangunkerta Hancur Tak Bisa Dihuni Kembali
Diketahui sebelumnya sejumlah warga mengadang ambulans yang akan menyalurkan bantuan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Penghadangan itu direkam oleh penumpang ambulans dan menyebarkannya di media sosial.
Terlihat sejumlah warga berdiri di pinggir jalan dan menghentikan ambulans yang akan melintas.
Dalam keterangan pengunggah video, disebutkan jika peristiwa itu terjadi di Jalan Cungeang, Kabupaten Cianjur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Herman-Suherman.jpg)