DPRD Kota Bogor

Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Maksimalkan Pembangunan Sekolah Satu Atap di Tahun 2023

Minta maksimalkan pembangunan Sekolah Satu Atap Bogor di tahun 2023. Hal itu disampaikan Komisi IV DPRD Kota Bogor.

Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Humas DPRD Kota Bogor
Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Maksimalkan Pembangunan Sekolah Satu Atap di Tahun 2023 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR  - Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta maksimalkan pembangunan Sekolah Satu Atap Bogor di tahun 2023

Sekolah Satu Atap (Satap) SD dan SMP di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diharapkan bisa menerima siswa baru pada tahun 2024.

Oleh Sebab itu, Komisi IV DPRD Kota Bogor meminta pengerjaan pembanguan Satap tersebut dimaksimalkan pada tahun 2023.

Baca juga: Taman Manunggal Bogor Mau Diswastanisasi, Komisi I DPRD Kota Bogor Tolak Mentah-mentah

Hal tersebut disampaikan Komisi IV DPRD Kota Bogor saat meninjau pembangunan Satap Kencana, Tanah Sareal.

Peninjauan tersebut juga diikuti oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor. Mereka adalah atirin, Eny Indari, Siti Maesaroh, Rifki Alaydrus, Murtadlo dan Dody Hikmawan.

Peninjauan tersebut dilakukan pada akhir Oktober 2022.

Dalam peninjauan tersebut Komisi IV DPRD Kota Bogor  berkeliling gedung yang sudah dibangun sejak tahun 2020 dan memakan anggaran mencapai kurang lebih Rp 25 miliar.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar mengatakan, maksud kedatangan para wakil rakyat ini untuk melihat langsung proses pengerjaan dan memonitoring update berkaitan dengan progres pembangunan yang ada.

Sebab, ia ingin memastikan di 2024 nanti, Satap di Kelurahan Kencana sudah bisa menggelar proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Kita tujuannya memastikan kesiapan untuk proses PPDB di tahun 2024 karena mengingat di tahun 2023 Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor masih meminta anggaran untuk pembangunan senilai Rp 7,7 miliar,” ujar Karnain.

Meski kembali meminta anggaran sebesar RP7,7 miliar, Karnain menerangkan anggaran tersebut belum termasuk pengadaan mebeler.

Sehingga ia berharap di 2023 nanti, bisa dimaksimalkan pengerjaan fisik di awal tahun, agar di Perubahan APBD 2023, anggaran pengadaan mebeler bisa digelontorkan.

“Kami agak khawatir pada saat tahun 2024, masuk dalam tahun ajaran baru di sekolah SD dan SMP Satu Atap ini belum bisa mengikuti proses PPBD sehingga nanti akan kosong satu angkatan atau satu tahun,” ungkap Karnain.

Baca juga: Kafe Tak Berizin, Komisi I DPRD Kota Bogor Keluarkan 6 Rekomendasi yang Harus Dijalani Pemkot Bogor

Di lokasi yang sama, Said Muhamad Mohan, mengatakan setelah dilaksanakannya sidak, Komisi IV DPRD Kota Bogor akan segera menggelar rapat kerja dengan DInas Pendidikan (Disdik), agar proses pengadaan mebeler, perizinan hingga tenaga pengajar bisa segera disiapkan.

“Kami akan berdiskusi dengan Disdik supaya proses pengadaan mebeler dan kesiapan lainnya seperti perizinan hingga tenaga pengajar, termasuk SDM pendukung agar kami dapat memastikan di tahun 2024 sekolah tersebut sudah siap untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehingga bisa menerima satu angkatan baru di tahun 2024,” tutur Mohan.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved