Ayah Bunuh Anak
VIDEO : Kagetnya Pak RT Melihat TKP Ayah Bunuh Anak di Jatijajar Depok
Kejadian tersebut diungkapkan Edy bermula ketika adik korban berinisial S datang dengan ekspresi ketakutan ke rumahnya.
Penulis: murtopo | Editor: Alex Suban
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TAPOS - Kasus ayah bunuh anak mengejutkan Edy selaku Ketua RT 3 RW 8, Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat pada Selasa (1/11/2022).
Kejadian tersebut diungkapkan Edy bermula ketika adik korban berinisial S datang dengan ekspresi ketakutan ke rumahnya.
Saksi itu katanya melaporkan pembunuhan yang dilakukan kakaknya.
Simak Video Berikut :
Baca juga: Fakta Ayah Bunuh Anak di Jatijajar Depok, Sebelum Pembunuhan Hingga Kondisi Istrinya di Rumah Sakit
"Jam 5 lewat lebih, ada yang ke rumah, namanya adalah S. S ini adalah adik dari korban," ungkap Edy Ketua RT 3 saat ditemui di lokasi pada Selasa (1/10/2022).
"Jadi dia bilang bahwa terjadi pembunuhan di rumahnya. Kemudian saya langsung ke TKP," ujarnya.
"Ketika saya merapat, sudah ada banyak merah di dalam rumah. Tepatnya di ruang depan rumah korban," lanjutnya.
Baca juga: Polisi Ungkap Motif Ayah Bunuh Anak dan Bacok Istri di Jatijajar Depok, Lantaran Istri Minta Cerai
Edy kaget melihat pelaku nampak duduk santai di depan rumah dan terlihat seperti orang yang memiliki gangguan jiwa.
Pelaku belakangan diketahui bernama Rizky Novyandi Ahmad bekerja sebagai pegawai honorer di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.
Baca juga: Ayah Bunuh Anak di Depok, Pelaku Sempat Ngopi di Teras Rumah Setelah Membunuh Anaknya
Baca juga: Ayah Bunuh Anak di Depok, Pelaku Dikenal tidak Bergaul dengan Warga Sekitar
"Nama pelaku adalah Rizki. Jadi saya langsung datangi korban dan ternyata salah satu korban masih ada yang selamat. Tetapi dalam keadaan meringis," jelasnya.
"Yang meringis itu adalah istrinya. Jadi kami inisiatif membawa korban ke rumah sakit yaitu RS Sentra Medika," lanjutnya.
Setelah mengantarkan korban, Ketua RT langsung menghubungi pihak keamanan dan berwajib yang berada di dekat TKP.
"Seperti Polsek dan Polres kami hubungi," tutupnya.