Jumat, 10 April 2026

Hari Ini Dewi Perssik Datangi Polres Jakarta Selatan Melaporkan Akun Diduga Fans Lesti - Billar

Tak hanya satu akun, Dewi Perssik juga akan melaporkan beberapa akun yang menyerangnya untuk memberi efek jera

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Vini Rizki Amelia
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Pedangdut Dewi Perssik diserang warganet khususnya penggemar Lesti Kejora dan Rizky Billar belakangan ini. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, MAMPANG PRAPATAN- Dewi Persik bakal melaporkan warganet yang diduga fans Lesti Kejora dan Rizky Billar (Leslar) ke polisi. 

Diketahui, beberapa warganet tersebut menghina Dewi Perssik dengan sebutan pelacur di media sosial. 

Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin mengatakan kliennya akan membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022). 

"Per hari Sabtu kemarin, saya sudah mendapatkan kuasa dari Dewi Perssik untuk mempelajari yang kemarin viral dan ramai," kata Sandy di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Minggu (30/10/2022) malam. 

Baca juga: Lesti Kejora Pamerkan Iphone Model Terbaru Pemberian dari Rizky Billar 

Senin, kita berencana membuat laporan, tapi sebelumnya kami akan berdiskusi dulu mencari celah atau untuk unsur-unsur hukumnya," tambahnya. 

Tak cuma satu akun, Dewi Perssik akan melaporkan beberapa akun yang menyerangnya. 

Sandy menyebut, kliennya ingin memberikan efek jera bagi orang-orang yang telah menghinanya.

Baca juga: Kemacetan Panjang di Jalan Akses UI Imbas Perbaikan Jalan, Lalu Lintas Terhambat Oleh Alat Berat

"Dari teman-teman di daerah sudah memberikan laporan terkait apa yang mau Mbak Dewi laporkan, siapa-siapanya," imbuhnya. 

Di sisi lain, Sandy belum bisa memastikan apakah orang-orang yang menghina kliennya adalah fans Leslar. 

Menurutnya, fans tidak akan mengucapkan kata-kata kasar ke pada idolanya. 

Baca juga: Bikin Bangga, Karya Pertama Membatik Anak Disabilitas Sold Out Terjual setelah di Lelang

"Sejauh ini saya belum berani menyampaikan apakah itu pendukung dari artis atau dari siapa yang pasti kita juga harus mendalami juga," paparnya.

"Tapi saya yakin, kalau pendukung yang baik gak mungkin lah menyampaikan kata-kata tersebut menjelek-jelekan ataupun membuat berita yang tidak benar terhadap klien kami," tandasnya. (M35)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved