Harga BBM Naik

Mahasiswa Demonstrasi Lagi, Ajak Pemkot dan Pemkab Bogor Ikut Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa mengajak Pemerintah Kota Bogor dan Kabupaten untuk bersama-sama menolak kenaikan harga BBM yang dianggap mencekik masyarakat

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Cahaya Nugraha
Mahasiswa Kota Bogor yang tergabung dalam Cipayung Plus Bogor Raya menggelar aksi penolakan kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022).  

Laporan wartawan wartakotalive.com, Cahya Nugraha

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR- Mahasiswa Kota Bogor yang tergabung dalam Cipayung Plus Bogor Raya menggelar aksi penolakan kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022). 

Berbeda dari biasanya aksi unjuk rasa kali ini tidak ada orasi.

Para ketua aliansi Cipayung Plus Bogor Raya hanya menyampaikan tuntutan di depan markas Denpom lll/l di jalan Jenderal Sudirman. 

Dalam tuntutan yang dibacakan mereka mengajak Pemerintah Kota Bogor dan Kabupaten untuk bersama-sama menolak kenaikan harga BBM yang dianggap mencekik masyarakat Indonesia. 

Pantauan di lapangan mahasiswa membaca tuntutan sekitar pukul 15.15 WIB. tuntutan tersebut pun diterima langsung oleh perwakilan istana Kota Bogor, Jawa Barat. 

Usai melalukan pembacaan tuntutan, sekitar pukul 16.00 WIB massa aksi pun membubarkan diri. 

Massa aksi berjanji jika tuntutan tersebut tidak gubris oleh pemerintah pusat, maka mereka akan kembali mengerahkan masa yang lebih banyak lagi.

Diberitakan sebelumnya, gelombang demonstrasi kembali digelar di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat dengan tuntutan yang sama, yakni penolakan terkait harga Bahan Bakan Minyak (BBM). 

"Dalam surat yang kami terima ini, rencananya aksi akan di gelar jam 13.00 WIB tapi mungkin akan mundur di 14.00 -15. 00 WIB," ucap Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan melaui saluran telepon. 

Ferdy menambahkan massa aksi kali ini digerakan oleh Cipayung Plus Bogor Raya yang di dalamnya terdapat beberapa aliansi. 

Sesuai surat yang di terima oleh Polresta Bogor Kota, setidak ada sekitar 500 massa aksi yang akan bergerak dari berbagai macam aliansi. 

"Saya tidak bisa pastikan berapa massa aksi yang akan terlibat dalam aksi ini, info yang kami terima 500," ucapnya. 

Baca juga: Demo Penolakan Kenaikan Harga BBM di Bogor Kembali Digelar Hari Ini, Hindari Dua Titik Jalan Ini

Ferdy berharap massa aksi yang menggelar unjuk rasa pada hari ini dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib, aman dan kondusif. 

"Harapan semoga aksi berjalan aman, kondusif kita juga sudah lakukan komunikasi terkait hal tersebut. Semoga dengan komunikasi intens yang sudah kami lakukan, nantinya aksi bisa berjalan dengan baik," ungkap Ferdy. 

Baca juga: Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh, Ratusan Mahasiswa Anarkis-Robohkan Pagar Kantor DPRD Kota Bogor

Terkait dengan jumlah personil yang akan diterjunkan Ferdy mengungkapkan bahwa, nantinya akan ada penambahan personil gabungan di lapangan, baik itu dari unjul Kepolisian, TNI dan Satpol PP. 

Namun belum diketahui secara pasti berapa jumlah yang akan diterjunkan mengingat melihat situasi kondisi di lapangan. 

"Persiapan kita lakukan maksimal, artinya nanti dilapangan pun kita tambahkan personil untuk mengamankan aksi ini," kata Ferdy. (M33)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved