Kriminalitas
Ferdy Sambo Tunjuk Bripka RR Sebagai Eksekutor Sebelum Akhirnya Bharada E Diminta Tembak Brigadir J
Ferdy Sambo Tunjuk Bripka RR Sebagai Eksekutor Sebelum Akhirnya Bharada E Diminta Tembak Brigadir J
Sambo kemudian memerintah Bripkan Ricky Rizal menembak Brigadir J.
Baca juga: Jadi Pelakor, Dinda Kirana Sempat Ragu Terima Sinetron Takdir Cinta yang Kupilih
Baca juga: Meski Mengendap-endap, Pelaku Pencurian Ponsel di Cilandak Terekam Kamera CCTV, Ini Tampangnya
"Yaudah kalau gitu, baru dilanjutin 'kamu berani nembak? Nembak Yosua?'," kata Erman, Kamis.
"Dia bilang 'saya nggak berani, Pak. Saya nggak kuat, nggak berani Pak'," sambungnya.
Sambo, kata Erman, lantas meminta Bripka Ricky Rizal untuk memanggil Bharada E alias Richard Eliezer.
"Terus 'Yaudah, kalau gitu kamu panggil Richard'," ujar Erman.
Erman menuturkan, berdasarkan pengakuan RR, kliennya itu hanya mengetahui adanya cekcok antara Brigadir J dan Kuat Maaruf.
"Karena kesannya Kuat, si Yosua pernah dia lihat kayak ngendap naik turun tangga, ditanya 'ada apa?'," kata Erman.
"Dia lari, jadi menimbulkan pemikiran yang negatif tapi tidak tahu, apakah ada pelecehan, kita tidak tahu, si anu tidak tahu," sambung dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Adegan-61-C-Bripka-RR-menjemput-Brigadir-J.jpg)